Kejari Badung Resmi Tahan IBGS, Tersangka Korupsi BUMN Perbankan di Kuta

DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung secara resmi melakukan penahanan terhadap tersangka IBGS dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi BUMN perbankan di Kantor Cabang Kuta, Rabu, 03 Maret 2021.

Kepala Kejari (Kajari) Badung I Ketut Maha Agung menerangkan, tindak lanjut laporan kasus dilaporkan salah satu BUMN bergerak pada sektor perbankan dan keuangan ini sebelumnya telah dilakukan penyelidikan kemudian perkara naik ke tahap penyidikan.

“Setelah melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi yang terkait dengan perkara tersebut, tim jaksa penyidik pada hari Jumat 26 Februari 2021 telah menetapkan satu orang tersangka dengan inisial IBGS,” terang Kajari Ketut Maha Agung dalam rilisnya, Rabu, 3 Maret 2021.

Baca juga :  PPKM Darurat, Kejari Badung: Stok Obat Aman, Oksigen mulai Kewalahan

Dari Hasil pemeriksaan diketahui bahwa Tersangka IBGS diduga melakukan tindak pidana korupsi di BUMN tersebut, berupa pemberian kredit topengan, kredit tempilan, pemakaian setoran pelunasan kredit debitur, pemakaian setoran angsuran kredit debitur dan penggelapan agunan kredit debitur.

“Modus operandi dengan penyalahgunaan SOP KUR (Kredit Usaha Rakyat) serta pencurian dan penggelapan agunan kredit dilakukan sejak tahun 2013 s.d. 2017. Total kerugian lebih 1 Milyar Rupiah,” ungkapnya.

Baca juga :  Kejari Badung Terima Pelimpahan Tahap II Kasus WNA Rusia

Atas perbuatan tersebut, tersangka disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 8 jo. Pasal 18 UU Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 KUHP.

Lebih lanjut ia menerangkan, penanganan kasus yang diduga merugikan keuangan Negara ini, telah ditangani oleh Kejari Badung sesuai SOP dengan melibatkan para jaksa penyidik dibawah komando teknis Kasi Pidsus, Dewa Arya Lanang Raharja, S.H., M.H. selama kurang lebih 3 bulan. 

“Setelah tersangka dinyatakan sehat dan dilakukan rapid test antigen dengan hasil negatif, selanjutnya terhadap yang bersangkutan dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung mulai hari ini yang ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan,” sebutnya.

Baca juga :  Tim Penyidik Kejari Badung Datangi dan Geledah Koperasi di Tibubeneng Badung

Selain itu, dikatakan tersangka saat diperiksa telah didampingi penasihat hukum dari KAYANA Law Office, yang merupakan penunjukan dari Tim Penyidik guna memenuhi hak-hak tersangka pada saat pemeriksaan. “Inilah bentuk komitmen kinerja Kejaksaan Negeri Badung dalam pemberantasan Tindak Pidana Korupsi melalui Bidang Tindak Pidana Khusus,” tandasnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button