DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar kembali mencatat capaian membanggakan dengan meraih Penghargaan Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, kepada Kepala Bapenda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, usai Apel Hari Pahlawan di Lapangan Lumintang, Senin (10/11).

Bapenda Denpasar meraih nilai 94,92 dengan predikat AA (Sangat Baik), menempatkan instansi ini di posisi keempat setelah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pariwisata, dan BRIDA. Capaian ini sekaligus menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di peringkat 29.

Baca juga :  Menteri P2MI Lepas 1.000 PMI ke Bulgaria dari Denpasar

Wali Kota Jaya Negara memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat tata kelola kearsipan demi pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, pengelolaan arsip yang tertib adalah fondasi penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja pemerintah. “Pengelolaan kearsipan yang baik membantu meningkatkan kualitas layanan publik dan mengurangi risiko kesalahan,” ujarnya.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Target Tekan Inflasi Hingga 4 Persen

Kepala Bapenda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, turut mengapresiasi dedikasi seluruh tim kearsipan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bapenda untuk terus menyempurnakan kualitas pengelolaan arsip dan mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern.

Baca juga :  India dan Pemkot Denpasar Jajaki Kerja Sama Kenalkan Seni Madhubani

Eddy Mulya menambahkan, arsip bukan sekadar kumpulan dokumen, namun catatan sejarah yang harus dijaga dengan baik. “Apalagi Bapenda yang menangani urusan pajak, pengelolaan arsip yang benar sangat penting untuk menjaga akurasi dan kepercayaan publik,” katanya.

Dengan prestasi ini, Bapenda Denpasar berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah lainnya dalam membangun sistem kearsipan yang unggul dan berkelanjutan.