DIKSIMERDEKA.COM, GIANYAR, BALI-Anggota DPR RI Komisi VI, I Nyoman Parta berkolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar melaksanakan pembinaan UMKM guna meningkatkan daya saing dengan memiliki Nomor Izin Edar (NIE). Acara ini dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Guwang, Desa Guwang, Sukawati, Kamis (9/12). 

Dalam kesempatan tersebut Nyoman Parta menyampaikan bahwa ada dua hal yang krusial dan wajib diketahui UMKM. Ada yang produk nya bagus tapi belum memiliki NIE  sehingga tidak bisa beredar luas, ada produk yg tidak perlu memiliki NIE malah mengajukan NIE. 

Baca juga :  Nyoman Parta : Maksimalkan CSR BUMN Untuk Penguatan UMKM

“Bahkan ada produk yg sudah beredar, padahal sebelumnya harus miliki NIE karena alasan kadaluarsa produk lebih dari 7 hari yang bisa membahayakan kesehatan, jadi ini yang sering kali produknya sudah beredar tetapi belum memiliki NIE,” jelasnya. 

Hal itulah yang menjadikan sosialisasi dan pembinaan terhadap UMKM  ini sangat penting dilakukan. Ke depan pihaknya akan mengundang pihak-pihak yang bertugas mengeluarkan izin produk agar dilapangan bisa selaras. 

Baca juga :  Getol Dukung UMKM, Nyoman Parta laksanakan kegiatan Sosialisasi Peran Penting CSR di Masyarakat

“Yang mana yang harus punya NIE dan yang mana yang tidak, sehingga bisa langsung beredar, sehingga di lapangan UMKM tidak ada keraguan lagi,” ungkap Nyoman Parta. 

Dalam kesempatan tersebut Plt Kepala BPOM di Denpasar, Dra Ni Putu Teny Desyani Apt, berharap kedepan UMKM terus berkembang dan mampu berdaya saing. 

“Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sehingga selain dari tugas dan fungsi BPOM, UMKM juga mendapatkan bantuan permodalan dan penguatan strategi digital produk,” ungkapnya.

Baca juga :  Soal Lonjakan Harga Minyak Goreng, Ini Kata Nyoman Parta

Turut hadir Pimpinan BRI Bali Nusra, Rudi Andimono dan Pimpinan Wilayah Jamkrido Bali Nusra, Jaja Jatmika selaku lembaga penjamin dan pemberi kredit. Rudi Andimono mengapresiasi kegiatan yang dilakukan dan mengatakan pihaknya siap membantu permodalan. “Kami tentu akan terus mendukung khususnya dalam bantuan permodalan,” terangnya. (Gus)