DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan NasDem belum menentukan arah dukungan untuk Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Denpasar 2024. Kedua partai ini tengah fokus melakukan konsolidasi dan melihat-lihat figur siapa yang muncul dalam bursa pencalonan nantinya.

Ketua PSI Denpasar Putu Suma Gita mengatakan paska Pilpres dan Pileg Februari 2024, kini partainya tengah fokus melakukan evaluasi dan konsolidasi internal untuk menyambut Pilwali 2024. Ia mengatakan partainya memandang Pilwali Denpasar sangat strategis.

“DPD PSI Denpasar memandang Pilwali Denpasar 2024 ini akan seru karena tensinya mirip-mirip dengan Pilpres 2024,” terang Suma Gita, Kamis (18/04/2024).

Baca juga :  Konvensi Capres Partai NasDem, Sujanayasa: Bangga, Selangkah Lebih Maju

Kendati demikian, Suma Gita mengatakan bahwa sampai saat ini partainya belum menjalin komunikasi dengan partai lain. Partainya juga belum menentukan siapa figur yang akan didukung dalam Pilwali 2024.

“Kami masih menampung masukan-masukan dari kader dan partisipan PSI secara verbal saja sebab belum ada perintah partai untuk kami di Denpasar bersikap,” terangnya.

Kendati demikian, Suma Gita menyatakan bahwa partainya tegas akan mengusung figur yang memiliki ideologi sama dengan PSI yaitu anti-korupsi dan anti-intoleransi.

Senada dengan PSI, Partai NasDem juga belum menentukan arah dukunganya dalam Pilwali Denpasar 2024. Menurut Ketua DPD NasDem Denpasar A.A Ngurah Gd. Widiada, saat ini partainya baru membangun komunikasi dengan partai lain sembari menunggu arahan dari DPW.

Baca juga :  Suguna Minta Setiap Aktifitas Politik Diatensi Jelang Pemungutan Suara

“Sampai saat ini kita masih melakukan komunikasi-komunikasi aja kepada seluruh partai, lintas partai terutama yang terkait dengan Pilwali, karena peta politik agak berubah sekarang,” terangnya.

Menurutnya, kendati Incumbent saat ini masih berpeluang untuk mencalonkan kembali sebagai Wali Kota, peta politik saat ini berubah dan kekuatan-kekuatan partai non PDIP bisa saja mengusung calon atau ada yang dicalonkan sesuai dengan perkembangan dari partai politik.

Baca juga :  228 Tim Pemeriksa Daerah Dilantik untuk Tegakkan Kode Etik Pemilu 2024

“Politik kan selalu dinamis, kalau yang sudah melihat dan kita sudah dengar yang sudah pasti Pak Jaya dan Kadek Agus sebagai Incumbent dan beliau juga pasti akan nyalon lagi. Tentu dari perubahan kekuatan peta politik, ada kekuatan Gerindra, Partai Golkar dan Non PDI gitulah,” terangnya.

Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) Kota Denpasar tahun 2024, PSI berhasil mendapatkan 3 kursi, sementara NasDem berhasil mendapatkan 1 kursi. Diketahui untuk bisa mengusung pasangan calon dalam Pilwali dibutuhkan minimal 9 kursi atau 20 persen suara DPRD.

Reporter: Agus Pebriana