Santer Isu Dicalonkan Jadi Bupati Klungkung, Ini Kata Made Satria
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Politisi kader PDI-Perjuangan Kabupaten Klungkung, Made Satria menegaskan dirinya menunggu arahan partai mengenai langkah maju dalam pilkada 7 November mendatang.
Pernyataan itu disampaikan menanggapi isu santer beredar dirinya digadang-gadang sebagai calon kuat diusung PDI-Perjuangan sebagai kandidat calon Bupati Klungkung.
“Terkait dengan hal tersebut saya serahkan pada mekanisme di PDI-Perjuangan, karena di partai memiliki AD/ART serta memperhatikan beberapa pertimbangan,” ujar politisi asal Nusa Penida itu, Sabtu (6/4/24).
Lebih lanjut dijelaskan selain menunggu mekanisme pencalonan dari PDI-Perjuangan ia juga akan menunggu keputusan final dari Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.
“Saya tetap menunggu arahan dari DPC, DPD maupun DPP yang final nya terletak pada Ketua Umum kami Ibu Megawati Sukarno Putri,” sambung Satria.
Tetapi dirinya tidak akan mengelak jika diarahkan oleh Partai untuk bertarung dalam pilkada mendatang dan selalu siap untuk bertempur jika dipercaya.
“Sebagai Kader Partai yg telah dididik serta digembleng untuk selalu siap setiap saat tentu tidak ada alasan untuk tidak siap,” tegas Satria.
Namun selain itu dirinya perlu juga mengukur diri terutama dalam hal sejauh mana kita dipercaya oleh masyarakat selama ini dan sejauh mana animo masyarakat terhadap diri kita itu harus diperhatikan.
Selain nama Made Satria bursa calon bupati klungkung diramaikan oleh beberapa nama, diantaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klungkung sekaligus Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, kemudian mantan Wakil Bupati Klungkung dua periode I Made Kasta dan anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Klungkung I Ketut Juliarta.
Reporter: Dewa F

Tinggalkan Balasan