Rakyat AS Dihimpit Utang & Perang, Trump Malah Pamer Renovasi Gedung Putih dan Helipad Mewah
WASHINGTON DIKSIMERDEKA.COM — Sungguh bikin geleng-geleng kepala. Saat utang nasional Amerika Serikat (AS) meroket menembus rekor $40 triliun untuk pertama kalinya pada hari Rabu (19/8/2026), ditambah perang dengan Iran yang ia mulai hampir enam bulan lalu tak kunjung usai, Presiden Donald Trump malah asyik pamer.
Di saat rakyat Amerika harus banting tulang membayar tagihan dan merogoh kocek lebih dalam untuk bahan bakar, Trump justru memimpin rombongan jurnalis untuk memamerkan proyek renovasi besar-besaran di halaman Gedung Putih. Ia seolah lebih bangga dengan perannya sebagai “kepala pemborong” ketimbang kepala negara.
Dilansir CNN, tur unjuk gigi tersebut memamerkan sejumlah peningkatan, seperti jalan masuk berbahan granit baru hingga pilar-pilar yang dipugar. Trump juga panjang lebar membanggakan rumput yang baru ditanam. Puncak dari pamer kemewahan ini terjadi ketika Trump menandatangani bagian belakang sebuah batu—lengkap dengan ukiran namanya yang akan diletakkan tepat di tengah-tengah landasan helikopter (helipad) berhias baru, yang ia klaim sangat ia butuhkan.
Secara keseluruhan, “pengalihan isu” selama 40 menit dari tugas utamanya sebagai Presiden AS ini malah terasa seperti episode yang hilang dari acara TV lawas Lifestyles of the Rich and Famous. Aksi pamer ini sama sekali tidak membantu Trump menangkis kritik tajam dari Senator Jon Ossoff. Sebelumnya pada pekan ini, politikus Demokrat asal Georgia tersebut menyentil keras bahwa mantan pengembang real estate itu sebenarnya tidak terlalu tertarik pada tugas memimpin negara.
Sementara para prajurit AS “berperang dalam perangnya” melawan Iran, Ossoff melontarkan kritik menohok:
“Presiden tidur di tengah-tengah rapatnya. Dia bermain golf dan berdagang saham. Lihat, dia tidak ingin melakukan pekerjaannya. Dia ingin membangun ruang pestanya.”
Ossoff juga menyoroti kebiasaan Trump bepergian bersama ajudan dekatnya, Natalie Harp, menggunakan jet mewah pemberian Emir Qatar.
Pamer Granit Hingga “Endorse” Rumput
Di salah satu momen dalam tur tersebut, setelah sesumbar tentang “granit tanpa cela” yang ia gunakan untuk mengganti jalan aspal, Trump mengatakan kepada para wartawan yang menyimaknya:
“Kami mendapatkan barang terbaik; satu hal yang saya tahu bagaimana melakukannya adalah membangun.”
Seakan menyalahkan pemerintahan sebelumnya, ia menambahkan:
“Konyol sekali cara tempat ini dirawat. Tidak ada seorang pun, termasuk presiden-presiden lainnya, mereka tidak melihatnya. Tapi saya melihatnya karena saya sangat ahli dalam bidang real estat, mungkin yang terbaik dalam banyak hal.”
Mengalihkan perhatian pada hamparan rumput baru di sekitar helipad, Trump yang juga pemilik lapangan golf ini mengulang salah satu kalimat favoritnya.
“Anda tahu, rumput memiliki kehidupan seperti halnya manusia memiliki kehidupan,” ucapnya, yang setidaknya sudah sepuluh kali ia lontarkan di depan publik dalam setahun terakhir.
“Semuanya telah diberi tanah lapisan atas. Dengan kata lain, kami meletakkan tanah lapisan atas, tanah yang benar-benar baru di atasnya. Sangat, Anda tahu, sangat – banyak kandungan yang baik di tanah itu untuk rumput. Jika Anda adalah rumput, Anda akan sangat bahagia,” seloroh sang presiden.
Menariknya, Trump kemudian berbelok layaknya sedang melakukan promosi produk (endorsement).
“Rumput ini memiliki kualitas tertinggi. Ini diberikan secara cuma-cuma oleh Scotts Miracle-Gro. Scotts. Dan Scotts adalah perusahaan yang sangat hebat. Mereka sebenarnya berkontribusi pada kampanye saya,” ungkapnya jujur.
“Mereka berkata kepada saya, ‘Pak, kami ingin mengganti rumput di Gedung Putih dengan rumput kualitas tertinggi dan melakukan pekerjaan yang sesungguhnya.’ Jadi, Scotts, saya ingin berterima kasih kepada Scotts Miracle-Gro,” lanjut Trump. “Ini sangat, saya pikir perusahaan rumput terbesar di dunia, ada yang bilang begitu, tapi ini sangat besar dan sangat bagus.”
“Pakar Rumput” dan Helipad Multifungsi
Trump pertama kali melontarkan observasi bahwa “rumput memiliki kehidupan” saat berpidato Agustus lalu di hadapan pasukan federal yang ia kerahkan untuk menjaga Washington DC.
“Saya tahu lebih banyak tentang rumput daripada manusia mana pun di mana pun di dunia ini,” klaimnya saat itu.
Klaim nyeleneh ini terus ia ulang. Mulai dari di Ruang Oval saat mengumumkan pergantian nama Departemen Pertahanan menjadi Departemen Perang, dalam rapat kabinet, saat bertemu Sekretaris Jenderal NATO, hingga saat menandatangani perintah eksekutif perdagangan dan membeberkan rencana renovasi Bandara Dulles.
Lebih jauh, Presiden juga memberi isyarat bahwa helipad barunya akan memiliki fungsi ganda, yakni sebagai teras kedua.
“Mereka bisa mengadakan acara di sana. Mereka bisa menyuruh orang-orang pergi ke sana untuk minum koktail dan kemudian berjalan ke ruang pesta setelah itu selesai,” jelasnya.
Sebelum mengakhiri turnya pada hari Rabu, Trump tak lupa mengingatkan para wartawan bahwa ia telah menyumbangkan dua tiang bendera raksasa yang kini mengapit Gedung Putih. Ia menegaskan bahwa tiang-tiang itu memiliki kualitas nomor wahid.
“Ini tiang yang hebat,” kata Trump. “Ini yang paling berkualitas. Bentuknya meruncing. Hebat. Saya sangat ahli dalam hal tiang bendera.”
Di tengah krisis yang mendera, sang “Builder-in-Chief” rupanya lebih peduli pada kemulusan granit dan kebahagiaan rumputnya. Sungguh prioritas yang bikin publik Amerika cuma bisa mengelus dada.

Tinggalkan Balasan