Fakultas Farmasi UNMAS Denpasar Bentuk “Duta Cilik Anti-Narkoba” di SD Saraswati 1 Denpasar
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Duta Cilik Anti-Narkoba” di SD Saraswati 1 Denpasar, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi kesehatan sekaligus menanamkan karakter positif kepada anak sejak usia sekolah.
Melalui pendekatan edukasi yang interaktif dan sesuai dengan usia peserta, kegiatan difokuskan pada pengenalan bahaya narkoba serta pembentukan keberanian anak untuk melindungi diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan zat berbahaya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan secara sederhana mengenai pengertian narkoba, kelompok narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, beserta dampaknya terhadap kesehatan fisik, mental, perilaku, dan masa depan. Anak-anak juga diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan otak sebagai modal untuk belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita.

Selain memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, tim pengabdian PSPPA Fakultas Farmasi UNMAS Denpasar juga membekali siswa dengan keterampilan menolak ajakan yang mencurigakan. Peserta dilatih menerapkan tiga langkah sederhana, yakni berani mengatakan “tidak”, segera meninggalkan situasi yang tidak aman, serta melaporkan kejadian tersebut kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya.
Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi dikemas secara menarik melalui ilustrasi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta media visual yang dekat dengan kehidupan anak-anak. Sebelum penyampaian materi, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal. Setelah kegiatan selesai, peserta kembali mengikuti post-test guna mengevaluasi peningkatan pemahaman setelah menerima edukasi.

Salah satu pesan utama yang ditanamkan kepada peserta adalah bahwa menjadi Duta Cilik Anti-Narkoba tidak sekadar mengetahui bahaya narkoba. Seorang Duta Cilik Anti-Narkoba diharapkan memiliki karakter berani berkata tidak terhadap narkoba, jujur, mampu memilih pergaulan yang positif, menerapkan pola hidup sehat, rajin belajar, serta berani melaporkan kepada orang dewasa yang dipercaya apabila menemukan situasi yang mencurigakan.
Melalui kegiatan ini, anak-anak juga diajak menyadari bahwa tubuh dan pikiran merupakan aset berharga yang harus dijaga untuk meraih masa depan yang cerah. Pesan “Pilih Hidup Sehat, Raih Masa Depan Hebat!” menjadi semangat yang terus ditekankan sepanjang kegiatan.
Sebagai bentuk komitmen sekaligus identitas positif, seluruh peserta diperkenalkan sebagai Duta Cilik Anti-Narkoba SD Saraswati 1 Denpasar. Diharapkan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada proses edukasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan ditularkan kepada teman sebaya di lingkungan sekolah.
Tim pengabdian juga menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba pada anak tidak cukup hanya melalui penyampaian informasi mengenai bahaya narkoba. Pencegahan harus disertai dengan penguatan karakter, kemampuan mengambil keputusan, keberanian menolak tekanan lingkungan, kemampuan memilih pergaulan yang sehat, serta komunikasi yang baik antara anak, keluarga, dan sekolah.
Melalui program Duta Cilik Anti-Narkoba, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Farmasi UNMAS Denpasar berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki literasi kesehatan yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berani, peduli, berkarakter, dan berprestasi.
“Anak Hebat, Generasi Kuat, Tanpa Narkoba!” menjadi pesan penutup yang menguatkan komitmen seluruh peserta untuk menjadi pelopor hidup sehat dan menjauhi penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Tinggalkan Balasan