DIKSIMERDEKA.COM, TABANAN – Gubernur Bali Wayan Koster memanfaatkan momentum Rahina Tumpek Krulut untuk menyapa generasi muda sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kunjungan tersebut dilakukan di Kedai Tangkil, Kabupaten Tabanan, Sabtu (1/8/2026), yang menjadi salah satu dari 15 UMKM di Bali sebagai lokasi kegiatan berbagi kasih sayang kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster mengapresiasi semangat anak-anak muda yang mampu mengembangkan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran usaha yang dikelola generasi muda tidak hanya menciptakan peluang kerja, tetapi juga menghadirkan ruang berkumpul yang produktif dan kreatif bagi masyarakat.

Baca juga :  Koster Apresiasi Kinerja Pansus TRAP DPRD Tegakan Aturan Tata Ruang

“Saya mengapresiasi semangat generasi muda yang membangun UMKM dengan kreativitas dan inovasi. Kehadiran usaha seperti ini tidak hanya menggerakkan perekonomian, tetapi juga membuka lapangan kerja serta menjadi ruang positif bagi masyarakat untuk berkumpul dan beraktivitas,” ujar Koster.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal, Pemerintah Provinsi Bali juga tengah menyiapkan kebijakan yang mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih banyak menggunakan produk lokal. Salah satunya dengan mengagendakan kegiatan menikmati kuliner dan berbelanja produk UMKM Bali setiap hari Jumat.

Baca juga :  Gubernur Koster Jadi Keynote Speaker PKKMB Unud 2026, Siap Berbagi Kepemimpinan kepada 7.000 Mahasiswa Baru

“Kami sedang menyiapkan kebijakan agar setiap hari Jumat ASN memanfaatkan produk dan kuliner lokal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi sekaligus memperkuat daya saing UMKM Bali,” kata Koster.

Usai berdialog dengan para pelaku UMKM dan kaum muda, Gubernur Koster bersama Wakil Bupati Tabanan melanjutkan kegiatan dengan meninjau layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Rahina Tumpek Krulut yang mengusung nilai kasih sayang, kepedulian sosial, serta penguatan kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca juga :  Meski Penutupan TPA Suwung Diundur, Koster Tetap Genjot Infrastruktur Pengolahan Sampah

Melalui peringatan Tumpek Krulut, Pemerintah Provinsi Bali berharap semangat saling mengasihi tidak hanya diwujudkan dalam kehidupan sosial, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi kerakyatan dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai budaya Bali.