DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – RSUP Prof. Ngoerah berencana akan membangun empat gedung baru dengan nilai sekitar Rp1,2 triliun. Pembangunan ini untuk memperkuat layanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan Bali sebagai destinasi medical tourism.

Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah I Gusti Ngurah Ketut Sukardarma mengatakan proyek tersebut akan didukung pembiayaan dari Islamic Development Bank (IsDB).

Ia mengatakan peletakan batu pertama atau groundbreking akan dilakukan pada 2027. Sementara proyek ditargetkan rampung pada 2029.

Sukardarma menjelaskan pembangunan tersebut merupakan bagian dari proyek strategis Kementerian Kesehatan yang didukung lembaga pembiayaan internasional.

Baca juga :  RSUP Prof Ngoerah Bentuk Unit Pelayanan Stroke

Kepercayaan itu diberikan setelah RSUP Prof. Ngoerah dinilai berhasil menyelesaikan pembangunan gedung layanan kesehatan ibu dan anak.

“Keberhasilan pembangunan gedung layanan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu alasan kembalinya diberikan dukungan pembiayaan kepada RSUP Prof. Ngoerah,” ujarnya.

Empat gedung yang akan dibangun meliputi Gedung Bedah Sentral Terpadu beserta ruang intensif, Stroke Center, serta gedung rawat inap yang terintegrasi dengan fasilitas pelayanan lainnya.

Seluruh pembangunan dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan mutu layanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Baca juga :  RSUP Prof Ngoerah Bentuk Unit Pelayanan Stroke

Di samping mendapatkan dana dari pembiayaan Islamic Development Bank (IsDB), Sukadarma mengatakan proyek gersebut juga akan memperoleh dana pendamping sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari operasional rumah sakit.

“Mudah-mudahan pada 2027 kita sudah bisa melakukan groundbreaking, kemudian pembangunan berlanjut hingga 2029,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pembangunan itu juga merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur untuk memperkuat posisi RSUP Prof. Ngoerah sebagai rumah sakit rujukan bertaraf internasional.

Sementara itu, Anggota DPD RI Arya Wedakarna Mahendradatta mengatakan pihaknya akan mengawal dukungan anggaran pemerintah pusat agar pengembangan RSUP Prof. Ngoerah berjalan sesuai rencana.

Baca juga :  RSUP Prof Ngoerah Bentuk Unit Pelayanan Stroke

Menurut Arya, pembangunan empat gedung baru menjadi langkah penting dalam memperkuat Bali sebagai pusat layanan kesehatan internasional.

Dengan fasilitas berstandar dunia, RSUP Prof. Ngoerah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menarik pasien dari berbagai daerah maupun mancanegara.

“Kita akan kawal agar anggaran ini tetap ada sehingga RSUP Prof. Ngoerah memiliki fasilitas kesehatan bertingkat dunia dan menjadi salah satu simbol pelayanan kesehatan internasional Indonesia,” ujarnya.

Reporter: Agus Pebriana