Gubernur Koster Luncurkan Koperasi Merah Putih
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali Wayan Koster meluncurkan secara simbolis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) di Provinsi Bali. Peluncuran dilakukan di Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Senin (21/07/2025).
Peluncuran ini berbarengan dengan peluncuran 80.081 Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi Desa Merah Putih kepada 10 koperasi di Kabupaten Tabanan.
10 koperasi tersebut diantaranya yaitu Kopdes Merah Putih Delod Peken, Kopdes Merah Putih Cepaka, Kopdes Merah Putih Gadungan, Kopdes Merah Putih Perean.
Kemudian, Kopdes Merah Putih Selemadeg, Kopdes Merah Putih Kukuh, Kopdes Merah Putih Selabih, Kopdes Merah Putih Penebel, KopdesMerah Putih Jelijih Punggang, dan Kopdes Merah Putih Sembung Gede.
Gubernur Koster mengatakan pihaknya memberikan dukungan atas tujuan berdirinya Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Bali yang jumlahnya mencapai 80 di Kelurahan dan 636 di Desa.
Gubernur Koster berharap Koperasi ini bisa berjalan baik agar terwujudnya kedaulatan pangan di Desa, karena Koperasi Desa Merah Putih memiliki sektor di pertanian, perikanan, hingga menyediakan logistik sembako sampai dengan pupuk.
“Saya harap Koperasi ini harus dipastikan secara betul pengelolaannya dengan baik, kemudian unit usahanya dengan keuangan dan pendanaannya juga harus dikelola, supaya ekonominya berputar dengan sehat dan koperasi bisa mendapat keuntungan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Gubernur Bali.
Sementara itu, dalam peluncuran nasional, Presiden Prabowo menyampaikan Koperasi adalah alat yang bisa membantu masyarakat dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi dengan konsep gotong royong.
Presiden mengibaratkan Koperasi bagaikan lidi. Satu lidi disebutnya memang tidak berarti, namun jika ratusan lidi dijadikan satu, maka akan menguatkan perekonomian.
Ia juga menegaskan, Koperasi agar dijadikan sarana kekuatan untuk berdaulat dan sarana untuk kemerdekaan yang sejati, karena kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi.
Hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dikatakan Presiden RI adalah usaha besar dan strategis, karena dari Koperasi kita berupaya untuk memperpendek rantai distribusi, memperpendek rantai aliran bahan penting untuk kepentingan masyarakat.
“Jadi mereka harus punya akses penting untuk mendapat barang – barang penting sampai obat – obatan,” tegas Presiden Prabowo seraya menyampaikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah milik rakyat dan aliran uangnya harus diawasi ketat dengan teknologi.
Sementara Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan melaporkan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bertujuan untuk memotong rantai pasokan, memberantas tengkulak termasuk rentenir yang selama ini meresahkan masyarakat petani dan nelayan di Desa.
Menko Pangan juga meyakini Koperasi ini akan memberdayakan masyarakat sampai membangun ekonomi di Desa dengan mengutamakan prinsip gotong royong.
“Kita tidak boleh bergantung pada impor pangan, kita harus berdaulat dan memberdayakan petani kita sendiri atau Berdikari secara adil dan berkelanjutan melalui Koperasi,” jelasnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan