DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pertemuan Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Bali yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PSI, dan Demokrat plus NasDem sempat dinilai sebagai upaya untuk melawan dominasi PDIP di Bali dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November 2024.

Hal ini pasalnya partai-partai yang bertemu tersebut merupakan pengusung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran yang melawan Capres dan Cawapres PDIP Ganjar-Mahfud dalam Pilpres 2024 Februari kemarin. Sementara NasDem mengusung pasangan Anies-Mahaimin.

Diketahui Bali masih didominasi PDIP. Hal ini ditandai dengan keberhasilan kader-kadernya duduk sebagai kepala daerah. Adapun dari 9 kabupaten/kota hanya satu yang tidak dikuasai PDIP yaitu Jembrana. Adapun daerah lainya yaitu Bangli, Denpasar, Badung, dan Karangasem, Klungkung, Gianyar, Buleleng, Tabanan.

Baca juga :  Pilgub Bali, Winasa Ajak Warga Jembrana Mantapkan Hati Pilih Koster-Giri

Ketua DPD Golkar Bali Sugawa Korry menegaskan pertemuan tersebut bukan untuk berhadap-hadapan dengan PDIP, melainkan semacam mewarnai demokrasi di Bali. Menurutnya setiap partai memiliki hak untuk mengusulkan calon kepala daerah.

“Bukan dalam rangka berhadap-hadapan dengan PDIP, dari masing-masing partai kan mempunyai hak untuk mengeluarkan calon, calon ini kita sepakati dan nantinya kita daftarkan di KPU, kita tidak tahu lawanya nanti siapa jumlahnya berapa,” terangnya, Rabu (15/05/2024).

Baca juga :  Koster-Giri Jalani Uji Publik di Universitas Udayana

Sebelumnya, Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Bali yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PSI, dan Demokrat plus NasDem mengadakan pertemuan disalah satu rumah makan di Renon, Denpasar, Selasa (14/05/2024).

Adapun hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Ketua DPD Gerindra Bali I Gede Mulyawan Arya, Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry, Ketua Demokrat Bali I Made Mudarta, Ketua DPW PSI Bali I Nengah Adi Susanto, dan Ketua DWP NasDem Bali Julie Sutrisno Laiskodat.

Baca juga :  716 Kepala Desa di Bali Janji Bakal Netral di Pilkada

Sugawa Korry mengatakan pertemuan tersebut membahas sejumlah hal antara lain kesiapan partai di KIM menyongsong pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024. Kemudian, menjalin kesepahaman untuk bekerja sama dalam Pilkada serentak di Bali, entah di tingkat provinsi atau kabupaten/kota.

“Pertama kita membahas persiapan menyongsong Pilkada serentak di Bali, kedua terdapat kesepahaman bahwa kita akan membentuk koalisi untuk mendukung Prabowo-Gibran di Bali, termasuk juga berdiskusi menentukan nama-nama calon” terangnya.

Reporter: Agus Pebriana