DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry optimis dapat meningkatkan perolehan kursi Legislatif di DPRD Kabupaten/Kota se-Bali pada Pemilu 2024. Pihaknya pun menargetkan agar Partai Golkar mendapatkan 82 kursi.

Pernyataan itu dilontarkannya saat membuka secara langsung Rakorda Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) dirangkai dengan Pembekalan Fungsionaris Golkar kabupaten/kota se-Bali di wantilan sekretariat Partai Golkar, Denpasar.

“Totalnya dari 58 kita targetkan jadi 82 kursi. Jika dirata-ratakan persentase kenaikannya 41,3 persen,” ungkap Sugawa Korry.

Ia merinci target capaian perolehan kursi calon legislatif (caleg) dari masing-masing kabupaten/kota diantara lain Kabupaten Karangasem pada Pemilu 2019 memperoleh 11 kursi, sedangkan Pemilu 2024 pasang target 12 kursi. 

Baca juga :  Buleleng, Kemiskinan dan Solusinya

Sementara Bangli sebelumnya mendapat 6 kursi akan ditambah  2 kursi lagi menjadi 8, Klungkung dari 3 menjadi 5, Gianyar dan Tabanan sama-sama dari 5 kursi akan ditargetkan bertambah menjadi 7 kursi, Badung dari 7 kursi  menjadi 13 kursi, Denpasar 8 kursi menjadi 10 kursi, Buleleng 7 kursi menjadi 9 kursi, dan Jembrana dari 6 ke 11 kursi DPRD. 

Dalam arahannya kepada para peserta Rakorda, Sugawa Korry meminta jumlah kursi di kabupaten/kota maupun provinsi agar lebih ditingkatkan karena masih ada waktu untuk meraup suara menjelang perhelatan Pemilu 2024.

Baca juga :  DPD Golkar Gianyar Target 10 Kursi DPRD Tahun 2024

“Peluang itu masih terbuka lebar dan memungkinkan untuk ditambah. Yang realistis ada daerah yang bisa menambah kursi di kabupaten maupun provinsi,” tegasnya.

Disamping itu, Sugawa Korry juga menekankan kepada para pengurus dan kader agar komunikasi dan pemetaan daerah selalu terjalin untuk menggarap daerah yang belum tergarap serta mengantisipasi benturan antar calon yang juga bergerak mencari dukungan dan kantong-kantong suara.

Baca juga :  Besarkan Golkar Jadi Alasan Sugawa Korry Maju DPR RI 2024

“Kami ingatkan jangan kami diadu. Misalnya kalau kader kita sudah masuk di daerah A jangan lagi masuk di sana. Kalau ada daerah yang sudah digarap saya dorong untuk terus dilanjutkan,” tutup Sugawa Korry.

Pada acara Pendidikan Politik dan Rakorda Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) menghadirkan secara daring pemateri dari Ketua MPO DPP Partai Golkar Meutya Hafid dan dari DPP Partai Golkar Haris Kuswo memberikan materi secara langsung dan terkait jurnalistik dan teknik penulisan rilis menghadirkan Wakil Ketua PWI Bali Bidang Pendidikan Arief Wibisono.