DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pemerintah Kota Denpasar bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar talkshow mengambil tema “Tingkatkan Integritas, Denpasar Maju Tanpa Korupsi”, bertempat di Graha Sewaka Dharma (GSD) , Denpasar, Senin (26/06/2023).

Talkshow menghadirkan langsung narasumber dari KPK RI yakni Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana. Sementara bertindak sebagai moderator Inspektur Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih. Hadir membuka Talkshow, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa.

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan memberantas korupsi perlu kerja berkelanjutan semua pihak dalam mendukung strategi Trisula pemberantasan korupsi.

Trisula dimaksud adalah Sula Penindakan untuk memberikan efek jera bagi koruptor, Sula Pencegahan untuk perbaikan pada sistem sehingga meminimalisir tindak pidana korupsi, dan Sula Pendidikan yang diwujudkan melalui kampanye dan edukasi untuk meyamakan pemahaman dan persepsi masyarakat tentang tindak pidana korupsi.

Baca juga :  OTT di Cilacap, KPK Amankan Kepala Daerah

Menurut Arya Wibawa, di era teknologi sekarang, sula pencegahan memegang peranan penting sebagai langkah pencegahan korupsi.

“Kita semua juga perlu menerapkan sembilan nilai anti korupsi. Nilai tersebut adalah kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedispilinan, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, keberanian dan keadilan. Perlu komitmen tinggi dari seluruh aparatur sipil negara sebagai penyedia layanan publik, dengan demikian tercipta integritas dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” terangnya.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Buka 4062 Formasi PPPK

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa Kota Denpasar turut berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Upaya ini melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik seperti transaksi non tunai, pengelolaan aplikasi pengaduan, pemenuhan reformasi birokrasi, evaluasi pelayanan publik dan sebagainya.

“Hari ini kita melaksanakan juga Sula Pencegahan dan Sula Pendidikan melalui pelaksanaan Talkshow in secara offline dan online diharapkan dapat memberi pemahaman anti korupsi yang lebih tajam disektor pelayanan publik, untuk meningkatkan integritas aparatur dalam memberikan pelayanan paripurna kepada masyarkat sehingga terwujud pelayanan publik yang bersih bebas korupsi,” ujarnya.

Baca juga :  Pegawai Bea Cukai Jakarta Ditangkap KPK, Pengembangan Kasus Suap

Sementara Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana menyambut baik sosialisasi dan kampanye antikorupsi. Menurutnya Ini menjadi suatu keniscayaan bagi ASN dilingkungan Pemkot Denpasar apalagi pejabat yang terikat dengan Undang- Undang termasuk UU antikorupsi.

“Dengan sosialisasi dan talkshow ini semakin memahami tindakan antikorupsi dan budaya antikorupsi ini dapat disebarluaskan oleh peserta ini nantiny,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Wawan Wardiana memberikan materi mengenai jenis- jenis korupsi ,mengukur resiko korupsi di Indonesia, sekilas KPK, titik resiko pada pelayanan public, serta budaya integritas dan kepemimpinan diakhiri dengan sesi tanya jawab.