DIKSIMERDEKA.COM, TANGERANG, BANTEN – Bea Cukai Soekarno-Hatta kembali memberikan asistensi terhadap impor dosis vaksin Covid-19. Sebanyak 517.600 dosis vaksin yang merupakan bantuan dari Pemerintah Uni Emirat Arab tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pekan lalu.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan, beserta perwakilan Kimia Farma selaku importir, dan pimpinan Komunitas Bandara Soekarno-Hatta (Kombata) secara simbolis menerima vaksin SinoPharm, yang diproduksi oleh National Pharmaceutical Group, perusahaan farmasi milik pemerintah Cina.

Baca juga :  Komoditas Oleng Bea Cukai Tetap Setor Rp300 Triliun ke Negara

Finari Manan menjelaskan bahwa vaksin Sinopharm diangkut menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia GA-891, tiba di Indonesia pukul 12:05 WIB. Vaksin dikemas dalam bentuk 70 isolated box, dan selanjutnya langsung dibawa ke gudang Rush Handling untuk diberikan asistensi percepatan pelayanan segera dan dilakukan pemeriksaan kepabeanan oleh petugas Bea Cukai.

“Selain memberikan asistensi berupa layanan Rush Handling, kami (Bea Cukai Soekarno-Hatta) juga menerbitkan izin melalui SKEP fasilitas fiskal, antara lain pembebasan bea masuk dan pajak lainnya. Pembebasan tersebut meliputi Bea Masuk, PPN, dan PPh Pasal 22 Impor. Hal tersebut dikarenakan vaksin termasuk kategori barang penanganan Covid-19, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan no PMK-188/PMK.04/2020,” ungkap Finari secara rinci.

Baca juga :  KPK Segera Bongkar Skandal Permainan Cukai, Bidik Pejabat DJBC

Sebagai informasi, bantuan vaksin dari Pemerintah Uni Emirat Arab ini telah melalui diplomasi secara intensif dan menjadi keseriusan pemerintah untuk menanggulangi penyebaran varian baru, serta mencegah terjadinya peningkatan penyebaran Covid-19 secara eksponensial.

Baca juga :  Operasi Senyap di Dua Wilayah, KPK Amankan 17 Orang Terkait Impor di Bea Cukai

“Kami akan tetap memberikan pelayanan maksimal dan melakukan percepatan yang diperlukan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Kami harap dengan hadirnya Bea Cukai akan mampu menangani hal tersebut dan Indonesia dapat bangkit dari pandemi yang terjadi kali ini. Kita pasti bisa,” tutup Finari. (*/sin)