DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menerjunkan dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan Post Mortem pada daging babi yang dijual dipasar guna memastikan kondisi daging babi aman dan layak dikonsumsi menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Pemeriksaan dilaksanakan dari tanggal 31 Juli-1 Agutus 2023 dengan menyasar 36 pasar tradisional di Kota Denpasar. Adapun dokter hewan yang diterjunkan sejumlah 10 orang yang dibantu dengan 10 staf.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar AA. Gde Bayu Brahmasta mengatakan petugas yang diterjunkan bertujuan melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat agar pengolahan daging babi dilakukan dengan baik dan benar.

Baca juga :  Jelang Galungan, Distan Denpasar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Daging Babi

Sedangkan untuk penjual dihimbau untuk memotong daging di Rumah Potong Hewan Kota Denpasar di Pesanggaran lantaran sudah ada jaminan telah memiliki sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan diawasi langsung oleh dokter hewan baik itu ante mortem maupun post mortem.

“Pemeriksaan ini untuk menjamin masyarakat Kota Denpasar dapat mengkonsumsi daging babi yang aman, sehat dan utuh,” ujar Bayu Brahmasta

Dikatakannya, daging Babi aman dikonsumsi sepanjang pengolahanya tepat dan dimasak sempurna dengan suhu diatas 70 drajat celcius.

Baca juga :  Koster dan Dua Pesan Reflektif Galungan Kuningan

Selain itu, Distan Kota Denpasar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga rutin melaksanakan pengecekan kesehatan hewan di peternakan, kesehatan daging di pasar dan pengecekan post morthem dan ante morthem.

“Semua pihak agar selalu meningkatkan koordinasi, informasi dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada, serta kepada konsumen agar tidak mengkonsumsi daging mentah (belum dimasak), sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengkonsumsi daging saat perayaan Hari Suci Galungan,” jelasnya.

Baca juga :  Cegah Rabies, Denpasar Vaksinasi 548 Ekor Anjing Hari Ini

“Hal ini tidak lain adalah untuk menjamin keamanan dan ketenteraman batin masyarakat dalam mengkonsumsi pangan asal hewan (PAH), khususnya daging babi yang sehat, aman dan utuh,” imbuhnya

Untuk diketahui, berdasarkan Rumah Potong Hewan Kota Denpasar di Pesanggaran, mulai Minggu (30/7/2023) telah memotong babi sebanyak 127 ekor, sedangkan hari ini Senin (31/7/2023) akan memotong babi 240 ekor. Perkiraan sampai hari selasa RPH Kota Denpasar telah menerima pesanan pemotongannya sebanyak 517 ekor babi.

Editor: Nyoman