DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (15/8/2026). Pengukuhan dilakukan kepada 72 siswa-siswi SMA/SMK terbaik yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

72 anggota Paskibraka ini akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 di Lapangan Renon, Denpasar, pada tanggal Senin 17 Agustus 2026.

Gubernur Koster mengatakan para anggota Paskibraka tersebut merupakan kader putra-putri terbaik di Bali. Ia pun mengapresiasi semangat dan ketekunan mereka selama mengikuti latihan.

“Saya sangat senang, luar biasa spirit mereka. Saya kira ini akan menjadi kader yang bagus, mereka akan menjadi putra putri terbaik Bali,” terangnya seusai upacara pengukuhan.

Baca juga :  Paskibraka Bali Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI

Adapun seleksi Paskibraka tingkat provinsi dilakukan dengan menjaring putra-putri terbaik di masing-masing daerah. Penjaringan dilakukan dengan proses ketat mulai dari kemampuan akademik hingga kesehatan.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Bali I Komang Kusuma Edi mengatakan pada awalnya peserta yang mendaftar sebanyak 90 orang.

Dari total tersebut, sebanyak 16 orang akhirnya dikembalikan untuk menjalankan tugas di kabupaten/kota, sementara, 74 orang peserta dinyatakan lolos seleksi tingkat provinsi.

Selanjutnya, 3 peserta terbaik di tingkat provinsi, dikirim untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.

Baca juga :  Paskibraka HUT RI 79 Provinsi Bali Resmi Dikukuhkan

Dari hasil seleksi tersebut, 2 orang peserta terbaik dari Bali dinyatakan lolos menjadi bagian dari Paskibraka nasional. Sementara 1 peserta yang dinyatakan tidak lolos dan dikembalikan untuk bertugas di provinsi.

Komang Kusuma mengatakan para anggota Paskibraka tersebut merupakan putra putri terbaik yang tengah duduk di bangku kelas 10 SMA/SMK dengan rentan usia 16-18 tahun. Mereka pun berasal dari berbagai latar belakang keluarga.

“Mereka berasal dari latar belakang yang beragam ada yang keluarganya tidak mampu, ada yang ASN, sopir, kemudian pekerja lainya,” ungkapnya.

Sebelum pengukuhan, Komang Kusuma mengatakan para anggota paskibraka telah menjalani pemusatan latihan selama 21 hari. Selama proses tersebut, mereka mendapatkan pembekalan mengenai sikap, mental, dan kepribadian.

Baca juga :  Setelah Berlatih 21 Hari, Paskibraka Provinsi Bali Siap Bertugas

Adapun saat Upacara Peringatan Kemerdekaan Indonesia, akan ada 70 orang Paskibraka yang bertugas dengan formasi 17-8-45. Sementara itu, 2 orang paskibraka akan menjadi cadangan.

“2 orang cadangan ini nanti akan main ketika sore, sehingga bergantian. Semua 72 orang ini akan main pagi-sore,” ungkapnya.

Sebagai apresiasi, Komang Kusuma mengatakan nantinya para anggota paskibraka akan mendapatkan sejumlah reward diantaranya uang penghargaan sebesar Rp 5 juta, pin penghargaan, dan piagam penghargaan dari gubernur.

“Yang nantinya piagam tersebut dapat digunakan untuk mencari sekolah,” terangnya.

Reporter: Agus Pebriana