Fakultas Farmasi Unmas Denpasar Perkuat Edukasi UKS di SD Saraswati 1
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SD Saraswati 1 Denpasar, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Yayasan PR Saraswati Denpasar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kesehatan dan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan tiga program pokok UKS, yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan lingkungan sekolah sehat. Siswa diajak memahami bahwa UKS bukan sekadar tempat mendapatkan pertolongan ketika sakit, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.

Selain edukasi UKS, kegiatan juga memberikan pemahaman mengenai DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Materi ini bertujuan memperkenalkan prinsip penggunaan obat yang benar kepada siswa sejak usia dini.
Anak-anak diajak memahami bahwa obat tidak boleh digunakan secara sembarangan. Obat harus diperoleh dari tempat yang tepat, digunakan sesuai aturan dengan pendampingan orang tua atau guru, disimpan dengan benar, serta dibuang dengan cara yang tepat apabila sudah kedaluwarsa.

Pesan “DAGUSIBU – Cerdas Menggunakan Obat” menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Siswa juga diingatkan untuk tidak membeli obat dari penjual yang tidak resmi serta segera menyampaikan kepada orang tua atau guru apabila mengalami keluhan kesehatan.
Tidak hanya mengenai penggunaan obat, kegiatan PKM tersebut juga memberikan edukasi mengenai penanganan luka ringan yang sering dialami anak-anak saat beraktivitas di sekolah.
Melalui materi “Mengobati Luka Ringan – 3 Langkah Mudah”, siswa diperkenalkan pada prinsip sederhana dalam menangani luka, yakni membersihkan dengan antiseptik, melindungi dengan plester luka, dan merawat luka hingga sembuh.

Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan dan luka untuk membantu mencegah infeksi. Luka ringan perlu dibersihkan dengan benar, kemudian dilindungi menggunakan penutup luka yang sesuai dan dirawat hingga sembuh.
Siswa juga diingatkan untuk tidak menggaruk atau mengelupas luka serta tidak menggunakan bahan-bahan sembarangan seperti odol, kecap, atau bahan lain yang tidak diperuntukkan untuk perawatan luka.
Dalam edukasi tersebut, siswa juga diberikan pemahaman mengenai kondisi luka yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Apabila luka dalam atau lebar, perdarahan tidak berhenti, terjadi akibat benda berkarat, disertai demam atau nyeri hebat, maupun tidak membaik setelah beberapa hari, siswa diarahkan segera melapor kepada guru pembina UKS atau orang dewasa agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Kegiatan berlangsung dengan pendekatan edukatif yang interaktif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Melalui kegiatan tersebut, PSPPA Fakultas Farmasi Unmas Denpasar berupaya menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa kesehatan merupakan bagian penting dalam proses belajar dan tumbuh kembang.
Kolaborasi PSPPA Fakultas Farmasi Unmas Denpasar dengan SD Saraswati 1 Denpasar dan Yayasan PR Saraswati Denpasar diharapkan dapat memperkuat peran UKS dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Edukasi kesehatan yang diberikan sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Fakultas Farmasi Unmas Denpasar terus menunjukkan komitmennya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui edukasi kesehatan sekaligus memperkenalkan peran dan kontribusi bidang kefarmasian dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan peduli terhadap kesehatan.

Tinggalkan Balasan