DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Shincheonji Church of Jesus menggelar Media Gathering di Bali, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang dibalut dengan kehangatan itu bertujuan membangun dialog yang lebih terbuka sekaligus memberikan informasi mengenai pendidikan Alkitab, kegiatan sosial, dan berbagai kolaborasi internasasional yang dijalankan organisasi tersebut.

Kepala Departemen Publikasi Yayasan Shincheonji Langit Biru Bumi Baru Indonesia Kennia Ayu Saputri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai aktivitas Shincheonji Church of Jesus kepada masyarakat melalui media.

Dalam pemaparannya, peserta memperoleh penjelasan mengenai sejarah berdirinya Shincheonji Church of Jesus, sistem pendidikan Alkitab melalui Zion Christian Mission Center, hingga perkembangan organisasi yang, menurut materi presentasi, telah menjangkau berbagai negara.

Salah satu capaian yang dipaparkan ialah penyelenggaraan Graduation Ceremony Zion Christian Mission Center Class tahun 2023 yang, menurut pihak penyelenggara, diikuti oleh 108.084 lulusan dari 155 negara. Organisasi tersebut menyebut kegiatan itu sebagai salah satu wisuda pendidikan Alkitab terbesar yang pernah diselenggarakannya.

Selain memaparkan program pendidikan, Shincheonji Church of Jesus juga memperkenalkan seminar Alkitab yang diselenggarakan secara luring maupun daring. Seminar tersebut terbuka bagi masyarakat umum, pendeta, serta mahasiswa teologi yang ingin memperdalam pemahaman Alkitab, khususnya mengenai Kitab Wahyu. Berdasarkan materi presentasi, seminar tersebut telah diikuti ribuan peserta dari berbagai negara.

Pada sesi berikutnya, organisasi tersebut juga memaparkan berbagai bentuk kerja sama internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan sejumlah gereja di berbagai negara.

Menurut penyelenggara, kerja sama tersebut bertujuan membangun komunikasi, memperluas pertukaran pengajaran Alkitab, serta mempererat hubungan antar-komunitas Kristen.

Selain kegiatan pendidikan dan pembinaan rohani, Shincheonji Church of Jesus turut memperkenalkan sejumlah program kemanusiaan. Salah satunya ialah program donor darah yang disebut telah dijalankan bekerja sama dengan Korean Red Cross.

Dalam materi presentasi dijelaskan bahwa program tersebut melibatkan puluhan ribu peserta dan memperoleh sejumlah penghargaan atas kontribusinya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah.

Kegiatan sosial lainnya dijalankan melalui kelompok relawan muda We Are One, yang aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan masyarakat, seperti donor darah, pelestarian lingkungan, bantuan sosial, kegiatan olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat. Menurut penyelenggara, program tersebut bertujuan mendorong generasi muda agar berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Kennia Ayu Saputri mengatakan, melalui penyelenggaraan Media Gathering di Bali ini, Shincheonji Church of Jesus berharap insan media memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai berbagai program organisasi sehingga masyarakat memiliki kesempatan mengenalnya melalui pemberitaan yang berimbang, dialog, dan pertukaran informasi.

Sementara itu, tamu asal Korea Selatan, Aura Kim, turut berbagi pengalaman dan pandangannya mengenai berbagai kegiatan yang dijalankan Shincheonji Church of Jesus dalam membangun jejaring internasional dan memperkuat hubungan antaranggota dari berbagai negara.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan media, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Reporter: Agus Pebriana