Poltekkes Kemenkes Denpasar Gelar PKKMB bagi 1.838 Mahasiswa Baru
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Denpasar memulai Tahun Akademik 2026/2027 dengan menerima 1.838 mahasiswa baru. Seluruh mahasiswa tersebut mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung pada 22–24 Juli 2026 sebagai tahap awal pembentukan karakter dan kompetensi calon tenaga kesehatan.
PKKMB tahun ini mengusung tema BERDAYA yaitu akronim dari Berintegritas, Empatik, Responsif, Disiplin, Adaptif, Yakin, dan Aktif. Tema tersebut menjadi landasan dalam membangun karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki etika profesi, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan pelayanan kesehatan.
Ketua Panitia PKKMB, Theni Aryasih, mengatakan tema BERDAYA dipilih sebagai nilai dasar yang akan melekat selama mahasiswa menempuh pendidikan di Poltekkes Kemenkes Denpasar.
“Kami ingin mahasiswa baru tumbuh menjadi insan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, kemampuan beradaptasi, serta semangat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia kesehatan,” ujarnya.
Sebagai identitas kegiatan, panitia memperkenalkan maskot Sadaya, seekor angsa yang melambangkan kebersamaan, ketangguhan, dan perjalanan menuju masa depan. Filosofi tersebut mencerminkan komitmen kampus dalam mendampingi mahasiswa menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berkarakter.
Dari total peserta PKKMB, sebanyak 1.623 mahasiswa diterima melalui berbagai jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), sedangkan 215 peserta merupakan mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang telah diterima lebih awal.
Selama tiga hari kegiatan, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai sistem pembelajaran, layanan akademik dan kemahasiswaan, pengembangan karier, serta penguatan karakter.
Materi yang diberikan juga mencakup transformasi pendidikan tinggi kesehatan, tata kelola perguruan tinggi, profil kesehatan Provinsi Bali, pencegahan penyalahgunaan narkotika, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pengendalian gratifikasi, hingga kesehatan mental.
Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Erika Yulita Ichwan, SST., Keb., mengatakan institusinya terus melakukan transformasi untuk menjadi perguruan tinggi kesehatan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional.
Menurut Erika, PKKMB menjadi momentum memperkenalkan budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan kolaborasi sebagai fondasi dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas.
“Mahasiswa baru kami persiapkan agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun global,” katanya.
Pembukaan PKKMB dilakukan secara daring oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan yang diwakili Direktur Penyediaan SDMK, Anna Kurniati. Dalam sambutannya, Anna mengapresiasi seluruh mahasiswa baru yang berhasil melewati proses seleksi yang kompetitif.
Ia menyebut Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai salah satu institusi pendidikan kesehatan yang memiliki reputasi baik dan kerap menjadi tujuan kunjungan berbagai mitra internasional. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kualitas pendidikan yang dikembangkan telah mendapat pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“PKKMB menjadi langkah awal untuk membentuk tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul dari sisi kompetensi, tetapi juga memiliki karakter, jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika dunia kesehatan,” ujarnya.
Melalui PKKMB 2026, Poltekkes Kemenkes Denpasar menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan kesehatan Indonesia. Dengan semangat BERDAYA, sebanyak 1.838 mahasiswa baru kini memulai perjalanan akademiknya sebagai calon tenaga kesehatan masa depan.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan