DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) menggelar Bina Posyandu Angkatan VII bagi Tim Pembina dan Pengurus Posyandu se-Kabupaten Klungkung di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) Provinsi Bali, Senin (22/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader Posyandu dalam mendukung transformasi pelayanan dasar yang terintegrasi di tingkat desa dan kelurahan.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026, diikuti 96 peserta. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kompetensi tim pembina dan pengurus Posyandu sekaligus menyosialisasikan transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar terpadu yang mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Baca juga :  Pemprov Bali Raih Penghargaan Anindhita Wistara Data

Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi Posyandu sangat bergantung pada kesamaan pemahaman seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat provinsi hingga desa. Menurutnya, pembinaan yang terarah akan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga :  Pemprov Bali Jemput Bola Kurasi UMKM Kuliner untuk PKB 2026, Cegah Pedagang Dadakan

“Penyamaan persepsi dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa sangat penting agar transformasi Posyandu dapat berjalan optimal. Dengan pemahaman yang sama, pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif dan tepat sasaran,” ujar I Made Dwi Dewata.

Senada dengan hal tersebut, Pengarah Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, mengatakan transformasi Posyandu tidak hanya memperkuat layanan kesehatan, tetapi juga menjadikan Posyandu sebagai wadah integrasi berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca juga :  Paskibraka Bali Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI

“Posyandu diharapkan menjadi pusat pelayanan dasar yang terintegrasi sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih efektif, saling mendukung, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap seluruh Tim Pembina dan Pengurus Posyandu semakin kompeten dalam menjalankan tugasnya. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Bali yang sehat, mandiri, dan sejahtera.