Alex Freeman Bersinar! Putra Legenda NFL Antar AS ke Fase Gugur Piala Dunia
DIKSIMERDEKA.COM SEATTLE – Kemenangan Amerika Serikat atas Australia dengan skor 2-0 di Grup D Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi langkah penting menuju 32 besar. Laga di Lumen Field, Seattle, Sabtu 20/6) dini hari ini juga menghadirkan kisah emosional tentang Alex Freeman yang melanjutkan tradisi kejayaan keluarganya di tempat yang penuh kenangan.
Bek muda Amerika Serikat itu menjadi sorotan setelah mencetak gol kedua timnya pada menit ke-43. Gol tersebut memastikan kemenangan Tim Paman Sam sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar meski masih menyisakan satu pertandingan di fase grup.
Freeman mencetak gol setelah menjadi pemain tercepat yang bereaksi terhadap bola liar hasil tembakan Sergiño Dest yang sempat membentur pemain lawan dan melambung di depan gawang. Sundulannya sempat dianulir karena dianggap offside, namun setelah peninjauan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut.

Begitu gol dinyatakan sah, para pemain Amerika Serikat langsung berlari menghampiri Freeman. Selebrasi pun pecah di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah yang memadati stadion.
Bagi Alex Freeman, momen tersebut terasa lebih istimewa karena terjadi di lokasi yang menyimpan sejarah bagi keluarganya.
Tiga dekade lalu, ayahnya, Antonio Freeman Jr., pernah tampil gemilang bersama Green Bay Packers saat menghadapi Seattle Seahawks di Kingdome pada 29 September 1996. Kala itu, Antonio mencatat tujuh tangkapan sejauh 108 yard dan dua touchdown dalam kemenangan Packers 31-10.
Kini, sang anak menciptakan kisahnya sendiri di lokasi yang sama. Lumen Field berdiri tepat di area bekas Kingdome yang dibongkar pada tahun 2000.
“Bagi saya, ini menunjukkan betapa hebatnya pohon keluarga kami. Ayah saya bisa menjadi sosok yang hebat, tetapi saya juga bisa menjadi hebat dengan cara saya sendiri. Saya merasa beruntung memiliki ayah yang sukses dan bisa membimbing saya agar siap menghadapi momen seperti ini,” kata Alex Freeman seusai pertandingan.
Gol tersebut menjadi gol ketiga Freeman bersama tim nasional senior Amerika Serikat sekaligus gol pertamanya di Piala Dunia. Tak heran jika emosi sang pemain begitu meluap setelah peluit panjang berbunyi.
Freeman mengaku sempat diliputi rasa cemas ketika VAR memeriksa proses golnya.
“Awalnya gol itu dianulir, jadi saya sangat tegang saat proses VAR berlangsung. Tetapi saya senang karena akhirnya bisa berkontribusi dalam kemenangan ini,” ujar Freeman kepada Fox Sports.
Ia bahkan sempat bercanda mengenai selebrasi yang terjadi setelah golnya disahkan.
“Ketika gol itu dikonfirmasi, saya melihat semua rekan setim berlari ke arah saya. Saya langsung berpikir, ‘Saya harus lari, mereka pasti akan menjatuhkan saya saat merayakan gol ini!'” katanya sambil tertawa.
Namun di balik candaan tersebut, Freeman mengakui momen itu menjadi salah satu pengalaman paling emosional dalam kariernya.
“Saya sangat emosional karena sejak kecil kita memimpikan momen seperti ini. Ketika akhirnya itu terjadi dan dirayakan bersama orang-orang yang selalu mendukung kita, rasanya menjadi jauh lebih istimewa,” ujarnya.
Perjalanan Freeman menuju panggung terbesar sepak bola dunia tidak berlangsung instan. Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino menjadi sosok yang pertama kali memberinya kesempatan debut internasional saat Piala Emas tahun lalu.
Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh pemain yang sebelumnya bersinar bersama Orlando City di Major League Soccer (MLS). Performa impresifnya bahkan mengantarkan Freeman mendapatkan transfer bernilai besar ke klub La Liga, Villarreal, pada awal tahun ini.
Pochettino pun tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap perkembangan sang pemain.
“Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa. Perkembangannya sangat besar. Dia sosok yang rendah hati dan memiliki karakter yang luar biasa. Dia selalu ingin belajar dan selalu mendengarkan,” kata Pochettino.
Pelatih asal Argentina itu bahkan meyakini Freeman memiliki masa depan cerah di level tertinggi sepak bola dunia.
“Dia adalah pemain yang sangat menyenangkan untuk diajak bekerja sama. Bagi saya, dia pemain luar biasa dan memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemain terbaik di posisinya di dunia,” ujar Pochettino.
Kemenangan atas Australia membuat Amerika Serikat mencatat dua kemenangan beruntun di Piala Dunia 2026. Lebih dari itu, Tim Paman Sam menemukan bintang baru yang sedang bersinar terang.
Di kota yang pernah menjadi saksi kejayaan ayahnya, Alex Freeman kini menulis sejarahnya sendiri dan membawa Amerika Serikat semakin dekat dengan mimpi besar di Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan