Brasil vs Norwegia: Haaland Mengamuk! Dua Golnya Kirim Selecao Angkat Koper
MIAMI, DIKSIMERDEKA.COM – Tak ada yang menyangka raksasa lima kali juara dunia akan tumbang di hadapan pasukan Viking. Namun itulah yang terjadi di laga Brasil vs Norwegia babak 16 besar Piala Dunia 2026. Brasil harus mengakhiri petualangannya lebih cepat setelah dibungkam Norwegia 2-1, berkat dua gol telat sang mesin gol Erling Haaland yang membuat jutaan pendukung Selecao terdiam.
Ketika pertandingan tampak mengarah ke babak tambahan waktu, Haaland muncul sebagai pembeda. Dalam rentang kurang dari 10 menit, bomber Manchester City itu mencetak dua gol yang mengubur mimpi Brasil sekaligus mengantar Norwegia menorehkan sejarah baru dengan lolos ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Laga berlangsung sengit sejak menit pertama. Brasil sebenarnya sempat mendapat peringatan ketika Patrick Berg menjebol gawang Alisson pada menit ketiga. Namun gol tersebut dianulir VAR karena Julian Ryerson lebih dulu terjebak offside.

Kesempatan emas kemudian datang kepada Brasil pada menit ke-13. Matheus Cunha dijatuhkan Kristoffer Ajer di kotak penalti. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit menunjuk titik putih.
Alih-alih Vinicius Junior, eksekusi justru diberikan kepada Bruno Guimaraes.
Keputusan itu menjadi bumerang.
Sepakan gelandang Newcastle United tersebut berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Norwegia, Orjan Haskjold Nyland, yang menjadi salah satu pahlawan kemenangan timnya.
Kegagalan penalti itu perlahan mengubah arah pertandingan.
Brasil terus mendominasi permainan, tetapi penyelesaian akhir mereka berkali-kali menemui jalan buntu. Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, hingga Endrick bergantian memperoleh peluang, namun semuanya gagal dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, pelatih Norwegia Stale Solbakken mengambil langkah berani saat jeda pertandingan dengan memasukkan Andreas Schjelderup dan Oscar Bobb.
Pergantian itu menjadi titik balik.
Schjelderup langsung menghidupkan lini serang Norwegia dengan kecepatan dan kreativitasnya di sisi kiri.
Memasuki menit ke-81, umpan silangnya melayang sempurna ke kotak penalti. Haaland melompat lebih tinggi dari Gabriel Magalhaes sebelum menyundul bola keras ke pojok gawang Alisson.
Gol itu membuat stadion bergemuruh.
Brasil yang tertinggal mencoba menyerang habis-habisan. Namun ketika mereka terlalu asyik mengejar gol penyeimbang, Norwegia kembali menghukum lewat serangan cepat.
Pada masa injury time, Schjelderup kembali menjadi kreator. Ia mengirim umpan mendatar ke depan kotak penalti yang disambut Haaland dengan sepakan kaki kiri terarah. Bola meluncur deras ke sudut bawah gawang dan memastikan kemenangan Norwegia 2-1.
Haaland hanya tersenyum lebar usai mencetak gol keduanya, sementara rekan-rekannya berlari menghampiri untuk merayakan malam bersejarah tersebut bersama ribuan suporter Norwegia.
Secara statistik, kemenangan Norwegia terasa semakin istimewa karena mereka justru kalah dalam penguasaan bola.
Brasil mendominasi pertandingan dengan 66 persen penguasaan bola, sedangkan Norwegia hanya 34 persen. Selecao juga mencatat 653 operan dengan akurasi 91 persen, jauh lebih banyak dibanding Norwegia yang hanya membukukan 313 operan dengan akurasi 88 persen.
Meski demikian, efektivitas menjadi milik Norwegia.
Brasil melepaskan 12 tembakan dengan empat mengarah ke gawang, sedangkan Norwegia hanya membuat sembilan percobaan, tetapi lima di antaranya tepat sasaran dan dua berbuah gol kemenangan.
Kedua tim sama-sama memperoleh lima tendangan sudut, sementara Brasil melakukan tujuh pelanggaran dan menerima satu kartu kuning. Norwegia justru tampil lebih bersih dengan hanya empat pelanggaran tanpa satu pun kartu kuning.
Dua gol tersebut membawa Haaland mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026, membuatnya semakin panas dalam persaingan perebutan Sepatu Emas bersama Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Lebih dari sekadar kemenangan, hasil ini menjadi bukti bahwa Norwegia kini bukan lagi tim pelengkap di panggung dunia. Di bawah arahan Stale Solbakken, mereka tampil disiplin, berani, dan memiliki predator mematikan bernama Erling Haaland.
Sementara bagi Brasil, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Dominasi penguasaan bola, ratusan operan, dan deretan peluang gagal berbuah hasil. Selecao harus pulang lebih cepat, sedangkan Norwegia melangkah ke perempat final dengan penuh percaya diri membawa mimpi besar untuk terus menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026.
Hasil ini menjadi sinyal bahwa Norwegia kini pantas diperhitungkan sebagai kandidat serius di Piala Dunia 2026. Dengan performa Haaland yang semakin tajam, tim Viking berpeluang melangkah lebih jauh dan menantang para favorit juara lainnya.

Tinggalkan Balasan