DIKSIMERDEKA.COM KANSAS CITYPertandingan Argentina vs Aljazair menjadi salah satu laga paling dinanti pada fase awal Piala Dunia 2026. Juara bertahan Argentina akan memulai perjalanan mempertahankan gelar saat menghadapi Aljazair pada laga pembuka Grup J. Kickoff Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WIB.

Argentina berambisi menjadi negara ketiga dalam sejarah yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia secara beruntun setelah Italia dan Brasil. Namun demikian, laga Argentina vs Aljazair menunjukkan laga ini tidak akan berjalan mudah karena Aljazair datang dengan performa yang sedang menanjak.

Selain kedua tim, Grup J juga dihuni Austria dan Yordania. Karena itu, kemenangan pada pertandingan pertama akan menjadi modal penting untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar.

Argentina Ingin Pertahankan Mahkota Dunia

Argentina memasuki Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan setelah menjuarai edisi 2022 di Qatar.

Tim asuhan Lionel Scaloni tampil dominan sepanjang kualifikasi zona CONMEBOL. Mereka finis di puncak klasemen dengan koleksi 38 poin dari 18 pertandingan.

Salah satu momen terbaik terjadi ketika La Albiceleste menghancurkan Brasil 4-1 di Buenos Aires.

Sementara itu, Lionel Messi kembali menunjukkan kualitasnya dengan menjadi top skor kualifikasi berkat torehan delapan gol.

Setelah memastikan tiket ke putaran final, Argentina melanjutkan tren positif melalui sejumlah laga persahabatan. Mereka mencatat tujuh kemenangan beruntun dengan menghasilkan 21 gol dan hanya kebobolan satu kali.

Baca juga :  Kongres FIFA Memanas: Ketua PSSI Palestina Tolak Salaman Israel, Upaya Damai Presiden FIFA Dicuekin!”

Statistik tersebut memperlihatkan keseimbangan permainan Argentina yang tetap terjaga meski skuad mulai mengalami regenerasi.

Lionel Messi Kejar Rekor Dunia Baru

Laga melawan Aljazair diperkirakan menjadi momen bersejarah bagi Lionel Messi.

Kapten Argentina itu akan mencatat penampilan internasional ke-200 sekaligus tampil pada Piala Dunia keenam dalam kariernya.

Pencapaian tersebut membuat Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang bermain pada enam edisi Piala Dunia berbeda.

Selain itu, pemain Inter Miami tersebut juga sudah memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah pertandingan Piala Dunia terbanyak.

Kehadiran Messi tetap menjadi faktor pembeda utama dalam Prediksi Argentina vs Aljazair.

“Kami tidak boleh menganggap enteng siapa pun di Piala Dunia. Pengalaman Qatar 2022 menjadi pelajaran penting bagi kami.”

Pesan tersebut sejalan dengan pengalaman Argentina yang pernah dikejutkan Arab Saudi pada laga pembuka Piala Dunia 2022 sebelum akhirnya keluar sebagai juara.

Aljazair Datang dengan Modal Meyakinkan

Di sisi lain, Aljazair datang ke Amerika Utara dengan kepercayaan diri tinggi.

Tim berjuluk Fennec Foxes itu kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014, sekaligus menjadi penampilan kelima mereka di putaran final.

Aljazair lolos sebagai juara Grup G zona Afrika dengan hanya sekali menelan kekalahan sepanjang kualifikasi.

Baca juga :  Haiti vs Skotlandia 0-1 Tiga Poin Berharga, Performa Masih Dipertanyakan

Selain itu, mereka menjadi salah satu tim paling produktif di benua Afrika.

Pelatih Vladimir Petkovic juga berhasil meningkatkan performa tim dalam beberapa bulan terakhir.

Setelah menghancurkan Guatemala 7-0 dan menahan Uruguay tanpa gol, Aljazair mampu mengalahkan Belanda dan Bolivia pada laga uji coba bulan ini.

Lebih impresif lagi, mereka hanya kebobolan dua gol dalam enam pertandingan terakhir.

Mahrez dan Amoura Jadi Ancaman Utama

Aljazair masih mengandalkan pengalaman Riyad Mahrez sebagai kapten tim.

Meski kontribusi golnya menurun dibanding beberapa tahun lalu, pemain sayap tersebut tetap menjadi sosok penting dalam membangun serangan.

Selain itu, Mohammed Amoura sedang berada dalam performa terbaik. Penyerang Wolfsburg itu mencetak 10 gol dalam 10 pertandingan selama kualifikasi Afrika.

Sementara itu, Amine Gouiri juga siap menjadi ujung tombak setelah pulih dari cedera bahu yang sempat mengganggunya.

Kombinasi ketiga pemain tersebut berpotensi memberikan ancaman bagi pertahanan Argentina.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Argentina mendapatkan kabar baik menjelang pertandingan.

Kiper utama Emiliano Martinez dipastikan siap bermain setelah pulih dari cedera jari yang dialaminya sebelum final Liga Europa.

Leandro Paredes dan Nico Gonzalez juga diperkirakan dapat kembali memperkuat tim.

Namun, Nicolas Tagliafico dipastikan absen akibat cedera betis sehingga posisi bek kiri kemungkinan diisi Facundo Medina.

Sementara itu, Aljazair kehilangan bek kiri utama Ramy Bensebaini yang masih menjalani pemulihan cedera pergelangan kaki.

Baca juga :  Prediksi Prancis vs Senegal : Mbappe Kejar Rekor, Les Bleus Waspadai Kutukan 2002

Prediksi Formasi dan Susunan Pemain

Argentina (4-4-2)

Emiliano Martinez;

Nahuel Molina, Nicolas Otamendi, Lisandro Martinez, Facundo Medina;

Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Thiago Almada;

Lionel Messi, Lautaro Martinez.

Aljazair (4-2-3-1)

Anthony Mandrea Zidane;

Belghali, Mandi, Chergui, Ait-Nouri;

Bentaleb, Boudaoui;

Mahrez, Maza, Amoura;

Amine Gouiri.

Analisis Pertandingan

Dalam duel Argentina vs Aljazair, Argentina tetap memiliki keunggulan dari segi pengalaman, kualitas individu, dan kestabilan permainan.

Selain itu, lini tengah yang diisi Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul, dan Alexis Mac Allister mampu mengontrol tempo pertandingan dengan sangat baik.

Namun demikian, Aljazair bukan lawan yang bisa diremehkan. Kecepatan Amoura dan kreativitas Mahrez berpotensi menciptakan masalah melalui serangan balik.

Argentina kemungkinan mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. Sebaliknya, Aljazair akan mencoba bertahan rapat sambil menunggu kesempatan menyerang.

Karena itu, laga diprediksi berlangsung ketat dan tidak menghasilkan banyak gol.

Prediksi Skor Argentina vs Aljazair

Argentina 1-0 Aljazair

Pencetak gol potensial:

  • Lionel Messi atau Lautaro Martinez

Solidnya lini pertahanan Argentina dalam beberapa bulan terakhir menjadi alasan utama mengapa La Albiceleste lebih difavoritkan. Meski Aljazair memiliki kualitas untuk memberikan perlawanan sengit, pengalaman juara bertahan diperkirakan menjadi pembeda pada laga pembuka Grup J ini.