DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan arahan langsung terkait persiapan Peringatan Hari Arak ke-6 yang akan digelar pada Kamis (29/1). Dalam rapat koordinasi di Jaya Sabha, Denpasar, Minggu (25/1), Koster menegaskan pentingnya perencanaan matang agar peringatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum strategis memperkenalkan Arak Bali ke panggung internasional.

Baca juga :  Cegah Kebocoran, Pemprov Bali Segera Realisasikan Bantuan Sosial berbasis Digital

Menurut Koster, Arak Bali bukan sekadar produk tradisional, melainkan bagian dari identitas budaya dan kekayaan lokal yang harus dijaga kualitas serta citranya. “Kita ingin Arak Bali dikenal dunia sebagai produk budaya yang bermutu, berkelas, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat Bali,” tegasnya di hadapan jajaran panitia dan perangkat daerah.

Baca juga :  Babak Baru Digitalisasi Bali: Gubernur Koster Resmi Luncurkan Domain bali.id

Ia juga mendorong sinergi lintas sektor, mulai dari dinas terkait, pelaku UMKM, hingga komunitas budaya, agar rangkaian kegiatan peringatan dapat berjalan lancar dan berdampak luas. “Persiapan harus detail, dari konsep acara, promosi, hingga keterlibatan masyarakat. Ini kerja bersama untuk membawa nama Bali lebih tinggi,” ujar Koster.

Baca juga :  Pemprov Bali Beri Penghormatan Terakhir Kepada 53 Prajurit TNI AL KRI Nanggala 402

Panitia pelaksana menyambut arahan tersebut dengan komitmen memperkuat promosi digital dan menggandeng berbagai pihak, termasuk media dan pelaku pariwisata, agar gaung Hari Arak ke-6 dapat menjangkau audiens nasional maupun mancanegara. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Arak Bali sebagai produk unggulan daerah yang berdaya saing global.