DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG, BALI – Suara gamelan berpadu dengan gemulai gerak para penabuh wanita menghiasi langit malam di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Jumat (17/10/2025). Hari kedua pagelaran Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan (AKSIKU) menjadi panggung bagi dua duta terbaik, yakni Sekaa Gong Kebyar Wanita Prami Jaya dari Desa Akah mewakili Kabupaten Klungkung dan Sekaa Gong Puspa Gita Suari dari Desa Bungbungan mewakili Kecamatan Banjarangkan.

Baca juga :  Manfaatkan Pinjaman Daerah Rp229 Miliar, Klungkung Akan Genjot Pembangunan Infrastruktur Tahun 2026

Kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, yang mewakili Bupati Klungkung, menambah semangat para seniman muda dalam menampilkan kebolehan mereka. Riuh tepuk tangan penonton menggema setiap kali tabuhan gong berpadu harmoni dengan keanggunan penari di panggung.

Baca juga :  Bupati Satria Tinjau Langsung Wilayah Terdampak Bencana di Nusa Penida

Hasil akhir penilaian juri menetapkan Sekaa Gong Puspa Gita Suari Desa Bungbungan sebagai Juara 1 dengan total nilai 1.456. Posisi Juara II diraih Sekaa Gong Gili Semara Jeroan Desa Lembongan (Duta Kecamatan Nusa Penida) dengan nilai 1.406, Juara III diraih Sekaa Gong Wanita Ananda Swari Desa Gunaksa (Duta Kecamatan Dawan) dengan nilai 1.300, sementara Harapan I diraih Sekaa Gong Kebyar Wanita Prami Jaya Desa Akah (Duta Kabupaten Klungkung).

Baca juga :  Pemkab Klungkung Segera Bangun Tanggul Cegah Abrasi di Pantai Monggalan Kusamba

Ajang ini menjadi bukti nyata semangat pelestarian seni tradisi Bali di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Klungkung sebagai daerah berjiwa seni yang tak pernah padam.