BPD Bali Salurkan Bantuan Bencana, Pedagang Pasar Jadi Prioritas
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Bank BPD Bali menyerahkan bantuan tanggap darurat bencana kepada Pemerintah Kota Denpasar, Kamis (11/9/2025). Penyerahan dilakukan Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., dan diterima langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Posko Induk Terpadu Penanganan Bencana, Kantor Wali Kota Denpasar.
Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dukungan sektor perbankan di tengah kondisi darurat ini. Ia menegaskan bantuan akan digunakan sesuai kebutuhan para korban terdampak banjir. “Kegunaannya sesuai hasil verifikasi harian kami, agar tepat sasaran,” ujarnya.
Bantuan tersebut akan diprioritaskan bagi pedagang yang kehilangan mata pencaharian. Salah satunya pedagang Pasar Kumbasari yang belum bisa berjualan akibat banjir. “Tanpa penghasilan, kebutuhan pangan mereka sangat mendesak. Karena itu kemungkinan besar bantuan sembako menjadi prioritas,” kata Jaya Negara.
Distribusi akan dilakukan melalui mekanisme resmi agar benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Pemkot berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban, khususnya pedagang kecil yang terdampak banjir. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program pemulihan ekonomi, termasuk bantuan modal kerja agar pedagang bisa kembali berjualan.
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menegaskan pihaknya siap bersinergi dengan Pemkot Denpasar dalam penanganan bencana. “Ini merupakan wujud komitmen kami untuk meringankan beban pemerintah daerah dan masyarakat pascabencana,” ujarnya.
Sudharma juga membuka peluang adanya restrukturisasi kredit bagi pedagang Pasar Badung dan Kumbasari yang menjadi nasabah Bank BPD Bali. Dengan kebijakan ini, para pedagang diharapkan lebih leluasa dalam memenuhi kewajiban kreditnya. “Tim kami di Kantor Cabang Gajah Mada akan segera melakukan review terhadap nasabah terdampak,” tambahnya.
Sinergi antara pemerintah dan perbankan diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana. Dengan langkah tepat dan kolaborasi yang solid, bantuan dapat menjangkau korban secara merata sekaligus memulihkan kembali denyut ekonomi Kota Denpasar.

Tinggalkan Balasan