DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali menggelar Upacara Mejaya-Jaya untuk pengurus masa bakti 2024–2029 sekaligus menggelar pecaruan di Pelinggih Kwarda Bali, Selasa, (13/05/2025).

Upacara Mejaya-Jaya merupakan tradisi dalam Gerakan Pramuka Bali untuk mengukuhkan pengurus baru dan menandai dimulainya era baru dibawah kepemimpinan Prof Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace sebagai Ketua Kwarda Bali masa bakti 2024–2029.

Baca juga :  Kwarda Pramuka Kukuhkan Saka Adhyasta Pemilu Daerah Bali

Untuk diketahui, Cok Ace terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Bali pada 22 November 2024 secara aklamasi, didukung oleh sembilan Kwartir Cabang se-Bali.

Dalam kepemimpinya Cok Ace ingin meningkatkan darma bakti Gerakan Pramuka Bali, memperkuat soliditas kelembagaan, mewujudkan sistem pendidikan dan pelatihan kepramukaan yang berkualitas, serta menjadikan kaum muda Bali sebagai “Pioneer of Development” yang tangguh, kreatif, adaptif, dan produktif bagi bangsa dan Bali.

Baca juga :  Raih Penghargaan Duta Perubahan Perilaku, Kwarda Bali Harus Terapkan Kepemimpinan Panutan

Cok Ace menyampaikan upacara mejaya-jaya sebagai tahap awal untuk mengawali kepengurusan baru Kwarda Bali sekaligus memohon restu kepada Tuhan untuk memimpin Gerakan Pramuka Bali selama lima tahun ke depan.

Melalui pengurus baru yang diisi dengan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional pada bidangnya, dirinya berharap dapat membawa Gerakan Pramuka Bali ke arah yang lebih baik.

Baca juga :  Serahkan Bantuan, Ketua Kwarda Bali Inginkan Prestasi Nasional Muncul di Bangli

“Upacara Mejaya-Jaya ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pengurus baru untuk bekerja keras dan berinovasi dalam mengembangkan Gerakan Pramuka di Bali, serta memperkuat peran serta kaum muda dalam pembangunan daerah dan bangsa,” papar Kak Cok Ace.

Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, diharapkan Gerakan Pramuka Bali dapat terus maju dan membumi.

Editor: Agus Pebriana