Pasar Murah Efektif Kendalikan Inflasi di Kota Denpasar
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pelaksanaan pasar murah dinilai efektif mengendalikan inflasi di Kota Denpasar. Tidak hanya efektif mengendalikan inflasi pasar murah juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
Kali ini kegiatan pasar murah dilaksanakan di Balai Banjar Kebon Kuri Mangku, Kesiman, Denpasar timur, Senin (14/10/2024). Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar, Ida Ayu Widnyani Wiradana.
Adapun harga bahan pokok di pasar murah tersebut yakni Beras SPHP 5 Kg seharga Rp 57.000, Minyak Kita 1 Liter seharga Rp 16.000, Gula Manis Kita 1Kg seharga Rp 17.500,
Kemudian, Bawang Merah 500gr seharga Rp 9.000, Cabai Kecil 250 gr seharga Rp 9000, serta gas LPG melon per tabung seharga Rp 18.000.
Ida Ayu Widnyani Wiradana mengatakan pelaksanaan pasar murah merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas inflasi serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam akses berbelanja bahan-bahan pokok.
Lebih lanjut, ia mengatakan pasar murah sangat pentingnya dalam mempermudah akses masyarakat terhadap pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Program ini katanya, bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, yang menjadi upaya berkelanjutan dari pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Dengan pelaksanaan pasar ini kami berharap dapat mempermudah akses pangan masyarakat, berkualitas baik dengan harga dibawah pasar, sebagai upaya berkelanjutan menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari menjelaskan, kegiatan pasar murah akan terus diselenggarakan dalam rangka menjaga stabilitas harga-harga bahan pokok di masyarakat.
Pasar murah pada bulan Oktober sendiri akan digelar sebanyak delapan kali, yakni di Kelurahan Kesiman, Desa Tegal Kertha, Kelurahan Padangsambian, Desa Pemecutan Kelod, Kelurahan Sesetan, Desa Dangin Puri Kelod, Desa Dauh Puri Kauh, dan Kelurahan Renon.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan