DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG, BALI – Suhu panas jelang Pilkada Klungkung 27 November mendatang kian terasa, hal tersebut ditandai dengan munculnya baliho-baliho yang menghiasi wajah kota Semarapura, hingga ke pelosok Kabupaten Klungkung, dari hasil pantauan di lapangan oleh tim redaksi diksimerdeka.com hingga Senin (10/6/2024) muncul 7 nama yang tengah menebar pesona jelang pemilihan Bupati Klungkung 2024 diantaranya.

  1. I Wayan Sumardika

Pertama yakni ada I Wayan Sumardika merupakan pengacara kelahiran Desa Bakas Banjrangkan, balihonya sudah sejak lama terpasang di beberapa ruas jalan Klungkung.

Pengacara yang mengikuti penjaringan lewat PDI Perjuangan ini mengusung tagline konsultasi hukum gratis, selain itu ia juga aktif di media sosial facebook dan memiliki relawan dengan sebutan Sahabat Pengabdian Sumardika.

  1. I Made Satria, SH

I Made Satria merupakan Anggota DPRD Kabupaten Klungkung dari Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Penida, dari beberapa hari ini balihonya sudah mulai terpasang di beberapa ruas jalan di Kabupaten Klungkung dengan jargon SKS (Satria Klungkung Satu).

  1. I Made Kasta
Baca juga :  Juliarta Siap Optimalkan Pembangunan Pariwisata Klungkung

I Made Kasta yang notabene Wakil Bupati Kluntkung dua periode ini mengincar posisi Bupati Klungkung melalui Partai Gerindra. Putra kelahiran Desa Akah ini sebelumnya sempat menjadi Anggota DPRD Kab. Klungkung dari Fraksi Gerindra, dan saat ini juga memegang paguyuban balian (paranormal).

Dalam balihonya yang menuliskan jargon PESAJA yang diartikan pang seken saja (yang benar-benar serius) ini dipasang oleh relawan SAGABIMA.

  1. I Ketut Juliarta

Merupakan Anggota DPRD Provinsi Bali dari Partai Gerindra, Juliarta sudah lebih dulu memasang balihonya dengan ukuran besar.

Putra kelahiran Desa Gunaksa ini menampilkan diri sedang bersalaman dengan Prabowo Subianto (ketua umum gerindra) yang mana seolah-olah sudah mendapat restu dari pimpinannya tersebut.

  1. Tjok Gede Agung Sumara Wisesa, SE

Tjok De yang akrab disapa selama ini, juga sudah menampakkan diri melalui baliho dibeberapa ruas jalan Klungkung. Walaupun tidak menjadi kadek darinsalah satu parpol, Tjok De sudah keliling kebeberapa partai untuk mengikuti penjaringan Balon Bupati Klungkung.

  1. I Made Wijaya, S.Kom
Baca juga :  Juliarta Bantah Isu ‘Matahari Kembar’ di Gerindra Klungkung

Pemilik SemayaOne Fast Cruise ini merupakan putra kelahiran Nusa Penida. Beliau sempat menjadi anggota dprd klungkung dari partai PKPI. Selanjutnya bergabung dengan partai golkar dan sempat maju dpr ri tahun 2019 namun gagal.

Baliho yang dipasang selama ini selalu memuat ucapan hari raya maupun lainnya dengan background nuansa merahnya. Apakah ini mendakan akan merapat ke partai yang identik dengan warna merah saat ini, atau lainnya.

  1. Anak Agung Gde Anom, SH

Berbeda dengan 6 namq lainnya, Anak Agung Gde Anom, SH yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klungkung serta menjabat sebagai Ketua DPRD Klungkung ini balihonya malah dipasang oleh masyarakat dengan ucapan terimakasih atas bantuan yang telah difasilitasinya selama mengabdi sebagai wakil rakyat.

Baca juga :  Juliarta Bantah Isu ‘Matahari Kembar’ di Gerindra Klungkung

Baliho putra asli Puri Akah Klungkung ini tersebar di 4 Kecamatan di Kabupaten Klungkung yakni, Nusa Penida, Banjarangkan, Dawan, Klungkung, padahal jika dilihat dari Daerah Pemilihan (Dapil) pemilihannya Gung Anom merupakan DPRD terpilih di Pemilu 2024 dari Dapil Kecamatan Klungkung.

Dikonfirmasi langsung oleh wartawa, Gung Anom menyatakan tidak mengikuti penjaringan sebagai Calon Bupati maupun Calon Wakil Bupati Klungkung.

“Karena aturan yang menyebutkan hanya bisa jika ada penugasan langsung dari induk partai, sehingga saya tidak mengikuti penjaringan terkait munculnya baliho tiyang (saya, red) itu aspirasi dan apresiasi langsung dari masyarakat,” ujar Gung Anom saat dikonfirmasi oleh wartawan, (Senin (10/6/2024).

Dari para tokoh yang muncul dipublik ini, patut dinantikan siapa yang akan maju serta dicalonkan, di Pilkada Klungkung mendatang, hal tersebut ditentukan oleh masing-masing partai pengusung, patut dinantikan sampai pendaftaran Calon dibuka oleh KPU klungkung.

Reporter: Dewa Fathur