Pilwali Denpasar Tidak Akan Dihiasi Calon Independen
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pemilihan Wali Kota Denpasar 2024 dipastikan tidak akan dihiasi oleh calon indenpen atau perseorangan. Hal ini diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Denpasar tidak menerima berkas pendaftaran usai membuka pendaftaran sejak 8-12 Mei 2024.
Ketua KPU Denpasar Sekar Anggraeni mengatakan sampai akhir batas pendaftaran tidak ada bakal pasangan calon perseorangan yang mendaftar melalui Sistem Informasi Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Silonkada) dan menyerahkan dokumen sebagai syarat dukungan ke Kantor KPU Kota Denpasar.
Menindaklanjuti itu, KPU pun telah membuat rapat pleno untuk menutup tahapan penyerahan dukungan minimal bakal pasangan calon perseorangan dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar.

“Rekapitulasi penyerahan dukungan minimal Bakal Pasangan Calon Perseorangan dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar dinyatakan nihil,” ungkap Sekar.
Diketahui untuk bisa menjadi calon independen dibutukan dukungan sebanyak 8,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Sebagai gambaran pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024, DPT Kota Denpasar tercatat mencapai 495.895 pemilih. Rinciannya, pemilih laki-laki 243.216 orang dan perempuan (252.679).
Partai Politik Mulai Bersiap Sambut Pilwali Denpasar
Sejumlah partai politik tengah bersiap-siap menyambut Pilwali Denpasar 2024. Sejumlah nama pun mulai digodok dan diusulkan.
Dalam rapat internal DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), pengurus sepakat mengusulkan pasangan petahana I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Arya Wibawa sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar dalam Pilwali 2024.
Ketua DPC PDIP Denpasar I Gusti Ngurah Gede mengatakan Jaya Negara-Arya Wibawa kembali diusulkan lantaran telah memiliki pengalaman memerintah di Kota Denpasar. Disamping kedua pasangan merupakan kader terbaik PDIP Denpasar saat ini.
“Selain karena dua orang ini merupakan kader dan tokoh partai. Kami melihat bahwa Jaya Negara sangat berpengalaman memerintah dimana dulu menjadi wakil kemudian sekarang menjadi wali kota,” terangnya.
Kemudian, Partai Gerindra telah mengantongi tiga tokoh Ida Bagus Ngurah Sidhayatra Wijaya, anak sulung dari mantan Wali Kota Denpasar periode 2008-2018 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra.
Selanjutnya, Anak Agung Ngurah Rai Iswara, mantan Sekretaris Kota Denpasar dan Ida Bagus Gede Sidharta, pelaku pariwisata Kota Denpasar.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra alias Gus Yoga mengatakan 3 tokoh ini akan disurvei sebelum diajukan ke DPD Partai Gerindra Provinsi Bali.
Sementara itu, Partai Golongan Karya (Golkar) menyiapkan sebanyak 6 kandidat sebagai bakal calon Wali Kota Denpasar 2024. Adapun kandidat antara lain I Wayan Maryana Wandhira, I Putu Oka Mahendra.
Kemudian, Ida Bagus Gede Udiyana, I Wayan Subawa, Ketut Suwandhi
dan Muammar Khadafi.
Wakil Sekretaris OKK Golkar Bali, Muammar Kaddafi mengatakan para kader yang namannya dimunculkan akan diseleksi kembali di internal partai.
“Semua berpeluang, semuanya diukur dari tingkat elektabilitas melalui hasil survey oleh lembaga independen,” imbuh Kaddafi.
Reporter: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan