DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Tim Asesor BAN-PT melakukan asesmen lapangan secara daring pada Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Udayana (Unud), bertempat di Aula Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Denpasar, Senin (3/7/2023).

Adapun Asesor yang hadir yakni Asesor Univeristas Sebelas Maret, Prof Eddy Heraldy, dan Asesor Institut Teknologi Sepuluh November Prof Eddy Setiadi Soedjono.

Rektor Unud Prof I Nyoman Gde Antara dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Asesor melalui asesmen daring ini untuk memberikan penilaian pada Program Studi Magister Ilmu Lingkungan. Ia pun berharap agar akreditasi ini dapat berjalan sesuai harapan bersama.

Baca juga :  FH Unud Gelar Konferensi Internasional, Hadirkan Pembicara dari 4 Negara 3 Benua

“Harapannya nanti Asesor bisa hadir secara langsung di Pascasarjana Unud untuk memberikan beberapa masukan baik berkaitan dengan akreditasi maupun pengembangan kelembagaan di Universitas Udayana, mudah-mudahan di lain waktu kita ada kesempatan untuk itu,” ujar Antara.

Dalam kesempatan tersebut juga Antara menyampaikan saat ini di Pascasarjana Unud memiliki 6 Program Studi dimana sebelumnya lebih banyak karena sekarang ada Program Studi dikelola Fakultas untuk linieritas.

Ia pun memiliki harapan besar terhadap Program Studi Magister Ilmu Lingkungan karena di Bali yang eksis adalah pariwisata budaya, dalam konteks ini kehadiran para ahli lingkungan menjadi hal yang sangat penting sehingga nanti harapannya kontribusi Unud melalui alumni S2 Lingkungan ini bisa menjadi partner untuk mengembangkan pariwisata budaya agar industri pariwisata tidak tumpang tindih dengan lingkungannya.

Baca juga :  Berkat ICT, Alim Belajar Teknik Mesin ke Alabama USA

“Diharapkan Program Studi S2 Ilmu Lingkungan di Unud ini bisa mengawal bagaimana pengembangan pariwisata budaya yang tentu saja berwawasan lingkungan dan industri wisata tidak berhadapan dengan masalah-masalah lingkungan,” terangnya.

Sementara Tim Asesor menyampaikan asesmen ini merupakan tugas yang diamanahkan BAN-PT kepada pihaknya selaku Asesor, dimana harus sudah dilaksanakan tetapi beberapa waktu yang lalu ada perubahan di Tim Asesor.

Baca juga :  Serap Masukan Stakeholder, FKH Unud Gelar Workshop Revitalisasi Visi dan Misi

Pada saat pelaksanaan asesmen lapangan yang dibutuhkan sederhana saja tidak usah berbelit-belit, tunjukkan saja bukti yang ada, jika ada perubahan agar disampaikan.

Selama dua hari pelaksanaan asesmen ini, Tim Asesor akan berusaha memotret sebaik-baiknya apa yang ditunjukkan.

Proses akreditasi ini adalah proses yang berkesinambungan, jadi dalam meningkatkan mutu sifatnya berkesinambungan. Sebagai insan akademik yang harus dikedepankan adalah kejujuran, perbaikan mutu yang selalu dilakukan agar lulusan atau capaian pembelajaran bisa sesuai dengan yang telah ditetapkan.