DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Sekretaris Bali Shanti, Komang Mertha Jiwa menyerahkan syarat dukungan minimal untuk pemilihan Bakal Calon Anggota (Bacaleg) DPD RI pada Pemilu 2024 ke KPU Bali, Senin (26/12/2022).

Penyerahan syarat dukungan DPD RI ini diterima secara langsung oleh Ketua KPU Bali, Dewa Agung Lidartawan bersama Komisioner dan Kesekretariatan KPU Bali. 

Dalam kesempatan tersebut, Komang Mertha Jiwa mengatakan kedatangan ke KPU bertujuan untuk menyerahkan 2261 berkas dukungan DPD RI yang sudah tersebar di sembilan Kabupaten/Kota di Bali. 

“Dari 8000 ribu dukungan yang sudah dikumpulkan relawan kami, Se-Jiwa kami setorkan sekitar 2261 dukungan,” terangnya ketika ditanya awak media usai menyerahkan berkas dukungan kepada KPU Bali.

Baca juga :  KPU Denpasar Laksanakan Evaluasi Tahap II Coklit Pemilu 2024

Lebih lanjut, ia mengatakan visi misinya cukuplah singkat, sebab ia meyakini setiap calon lain pun memiliki visi dan misi yang sejalan dengannya yaitu mewujudkan kebaikan dan kesejahteraan di tengah masyarakat. 

Kendati demikian menurutnya jika terpilih sebagai anggota DPD RI ia akan fokus dan berjuang untuk menciptakan kedamaian di Pulau Dewata.

“Sebagai pusat destinasi pariwisata dunia, tentunya Bali membutuhkan keamanan dan kenyamanan, karena itulah kami hadir untuk selalu mengawal agar ketenangan selalu tercipta di daerah tercinta ini,” ujarnya.

Baca juga :  Dukungan Ismaya Keris Bali untuk DPD RI Mengerucut ke Dua Calon

Ia juga mengatakan oleh rasa cintanya yang besar terhadap Bali inilah yang melatari keinginanya  terjun dalam dunia politik sebagai calon anggota DPD RI pada Pemilu 2024.

“Dengan rasa cinta yang begitu besar untuk terus menjaga tradisi dan dresta adat budaya Bali, maka berjuang melalui DPD lah kami rasa bisa leluasa untuk terus menyuarakan, tanpa adanya tekanan dan keterikatan oleh partai politik tertentu,” jelasnya.

Disamping itu ia pun melihat bahwa masih terjadi banyak kesenjangan dalam masyarakat Bali baik secara ekonomi, pengetahuan dan sumber daya manusia (SDM). 

Baca juga :  Lolos Jadi Bacalon DPD RI, Jro Bima Tunggu Arahan KPU

“Saya lahir di daerah pegunungan. Saya menyaksikan bagaimana situasi dan keberadaan masyarakat kita di daerah-daerah perkampungan. Inilah yang menggugah kami untuk tampil menyuarakan aspirasi,” terangnya.

Berkaitan dengan persaingan dalam pemilihan DPD RI,  ia mengatakan tidak menjadi masalah. Hal ini lantaran jiwanya memang adalah seorang petarung sehingga semakin ketat persaingan menurutnya akan semakin menarik.

“Disitu kami (tim) akan diuji seberapa tangguh kami sebenarnya,” ungkapnya.