DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat diterima audiensi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (Ditjen Tata Ruang dan Ditjen Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah) di Ruang Rapat menteri ATR/BPN Lt. 2 Kementerian ATR/BPN, pada Jumat (23/12).

Pada pertemuan tersebut Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat menyampaikan hasil Mahasabha XII, SK Kemenkumham PHDI Pusat, dan program kerja yang akan dilaksanakan.

Baca juga :  PHDI WBT: Sudah Selesai, Kata "Sampradaya" Sudah Dihapus dari AD/ART

“PHDI Pusat yang hadir hari ini adalah PHDI yang sah di mata hukum. Pada kesempatan ini kami menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan PHDI diantaranya membumikan Pancasila, revolusi mental hingga pengelolaan tanah umat,” ujar Ketua Umum PHDI Pusat, Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tanaya.

Pada kesempatan tersebut Ketua Sabha Walaka juga menyampaikan permohonan agar proses pensertifikatan tanah umat di daerah-daerah lebih dimudahkan.

Baca juga :  Aklamasi, Nyoman Setiawan Pimpin PHDI Lampung Periode 2022-2027

“Masih banyak tanah umat yang belum tersertifikat, besar harapan kami agar Menteri ATR/BPN dapat membantu proses pensertifikatan tanah ini. Selain itu juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat mengelola tanah milik pemerintah,” tutur Ketua Sabha Walaka, Ketut Puspa Adnyana.

Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto menyambut baik kehadiran jajaran PHDI Pusat. Disampaikan juga bahwa menteri siap membantu dalam kemudahan proses pensertifikatan tanah Umat Hindu.

Baca juga :  Pengurus PRIMA Binbin Firman Menguat Dampingi AHY sebagai Wamen ATR/BPN

Pada audiensi tersebut turut hadir Ketua Dharma Adyaksa (Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba), Ketua Sabha Walaka (Ketut Puspa Adnyana), Wakil Ketua Sabha Walaka (Ketut Untung Yoga), Ketua Umum Pengurus Harian (Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya), Serta jajaran pengurus harian PHDI Pusat lainnya (Anak Agung Gede Kusuma Wijaya, Mayjen TNI (Purn) Kasim Genawi, dan Yanto Jaya, SH.).