Deklarasi NasDem Capreskan Anies Dinilai sebagai Langkah Kemenangan
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pendeklarasian Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden RI (Capres) dari Partai NasDem dinilai sebagai satu langkah kemenangan. Penilaian tersebut datang dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Karangasem, I Kadek Sujanayasa.
Bahkan pengusungan Anies sebagai Capres itu, kata Sujanayasa, sebagai bukti konsistensi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam memperjuangkan nilai persatuan Indonesia berdasarkan Kebhinekaan.
“Kami teringat 4 Desember 2016 lalu disaat kami diperintahkan oleh Ketua Umum untuk berangkat ke Jakarta dalam rangka mendukung Aksi Kita Indonesia untuk menunjukkan soliditas kita sebagai anak bangsa dalam mendukung Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Sujanayasa di Denpasar, Kamis (6/09/2022).
Lebih lanjut, anggota DPRD Kabupaten Karangasem itu memaparkan saat itu NasDem Bali mengirimkan 5000 kader dengan mengendarai ratusan bus dan berbagai alat kesenian khas Bali untuk diarak dalam pawai kebhinekaan.
“Kesediaan Anies Baswedan untuk dideklarasikan oleh Partai NasDem sebagai calon dalam pilpres 2024 menjadi simbol kemenangan NasDem dalam memperjuangkan pluralisme,” ujar Sujanayasa.
Langkah ini, katanya lebih lanjut, upaya mencegah kemungkinan adanya kembali polarisasi dalam Pilpres 2024. Langkah ini menurutnya, tak beda jauh seperti Presiden Jokowi dalam merangkul Prabowo yang menjadi rivalnya dalam Pilpres 2019.
Lebih lanjut, Sujanayasa yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Organisasi Sayap dan Badan DPW NasDem Bali ini, menyatakan sosok pluralis dalam diri Anies Baswedan telah teruji sepanjang kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Sementara itu, Ketua Suka Duka Hindu Dharma, I Made Sudarta yang mengapresiasi sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap umat Hindu di ibu kota.
Selama 10 kali DKI Jakarta dipimpin gubernur berbeda, atau sejak era Tjokropranolo, baru masa Anies Baswedan yang sangat memperhatikan umat Hindu. Salah satunya adalah Anies menyiapkan mesin kremasi untuk umat Hindu di Jakarta.
Anies pun dikatakan pernah menyempatkan diri mengunjungi Pura Aditya Jaya, Rawa Mangun dan menghadiri rangkaian upacara menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944.
“Kita sudah lelah selama ini larut dalam hiruk pikuk saling hujat sesama anak bangsa hanya gara-gara perbedaan pilihan politik. Perbedaan semakin dipertajam dengan adanya praktek politik identitas,” tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, hasil Rapat Kerja Nasional Partai NasDem mengumumkan tiga rekomendasi nama calon presiden yang akan diusung bersama mitra koalisi di Pilpres 2024. Tiga nama tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Andika Perkasa.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh akhirnya memilih dan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden RI yang diusung Partai NasDem pada Pilpres 2024, Senin (3/10/22). (wan)

Tinggalkan Balasan