DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) menerima kunjungan LPPM IPB University, bertempat di Ruang Sidang LPPM, Lt. 4, Gedung LPPM, Kampus Jimbaran, Kamis (25/11). Kunjungan ini dalam rangka menginisiasi skema pengabdian kepada masyarakat (mahasiswa mengabdi dan dosen mengabdi) dan diskusi kegiatan KKN.

Rombongan LPPM IPB University hadir 5 orang, terdiri dari Asisten Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN-T, Dr Ninuk Purnaningdih, MSi, dan 4 orang dari Komisi KKN, Anna Vipta Resti MAuludyani SP,  Dr Jakaria SPt, MSi, Muhammad Syukur S.KPm, dan Daryanto SE. 

Baca juga :  Bahas “Human Trafficking”, Pemkab Asahan Terima Kunker Anggota DPRD Provsu

Rombongan diterima oleh Ketua LPPM Unud, Prof Dr drh I Nyoman Suarsana M.Si, Sekretaris LPPM, Ir Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti ST MSc PhD IPM, serta Koordinator dan Sub-koordinator di lingkungan LPPM Unud. 

“Tujuan kunjungan ke LPPM Unud adalah untuk menjalin kerja sama dengan LPPM Unud dalam kegiatan KKN-Tematik Domisi, IPB Goes To Field. Merancang kegiatan pengabdian yang melibatkan Unud dalam kerangka akhir MBKM. Dan, membentuk host KKN bersama antara LPPM IPB University dan LPPM Unud. KKN berbasis inovasi pengabdian, partisipatif dan berkesinambungan,” terang Dr Ninuk Purnaningdih.

Baca juga :  LPPM Unud Gelar Simposium Nasional

Dr Ninuk Purnaningsih sangat mengapresiasi dan mendapat banyak pengalaman mengenai kegiatan dan daerah-daerah KKN di Bali sebagai lokasi kerja sama KKN, serta harapannya LPPM Unud dapat memfasilitasi pada program KKN IPB University pada tahun 2022.

“Bali sebagai salah satu lokasi KKN yang akan ditawarkan kepada mahasiswa asing dalam Student Learning Program mahasiswa berasal dari Thailand, Malaysia dan Jepang, serta mahasiswa IPB University lokal,” tandasnya.

Baca juga :  LPPM Unud Gelar Pengabdian Masyarakat di Penarungan Badung

Sementara Ketua LPPM Unud dalam kesempatan tersebut menyampaikan profil kegiatan KKN LPPM Unud dan capaian kegiatan yang telah dilaksanakan dalam KKN dan bagaimana pelaksanaan KKN dan MBKM serta mata kuliah konversi. 

“Semoga apa yang sudah diinisiasi dapat terlaksana dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak dalam menunjang kinerja LPPM,” tutupnya. (*/sin)