Tim Kejati Bali Berhasil Amankan Buron Terpidana Kasus Narkotika

Jaksa Penuntuy Umum menerima penyerahan berkas buronan terpidana Nana Juhariah, di Lapas Perempuan Kerobokan, Bali. (Foto: ist)

DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali yang terdiri dari Kejati Bali, Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yaitu Bidang Pidum dan Bidang Intelijen berhasil mengamankan terpidana atas nama Nana Juhariah yang sebelumnya  masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Denpasar,  pada hari Sabtu tanggal 06 November 2021 sekitar pukul 13.30 Wib.

“Sejak kemarin tanggal 5 November 2021, Tim Tangkap Buron (Tabur) telah berada di Kota Surabaya dan pagi ini Terpidana Nana Juhariah terpantau langsung keberadaannya oleh Tim Tabur. Sekitar pukul 13.30 Wib, Terpidana Nana Juhariah saat sedang berada di suatu apartemen di Kota Surabaya dilakukan pengamanan oleh Tim Tabur dan pada pukul 17.25 Wib, langsung diberangkatkan melalui jalur udara ke Bandara Ngurah Rai, Bali,” terang Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali, A Luga Harlianto SH MHum, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga :  Orang Asing Aniaya Perempuan Bali, Proses Hukumnya Menuai Sorotan

Terpidana Nana Juhariah merupakan terpidana dalam perkara Narkotika dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang pada tahun 2014 telah diputus bebas di Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar. Jaksa Penuntut Umum mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 1863.K/PID/Sus/2014 tanggal 3 Juni 2015 kasasi Penuntut Umum diterima dan mengadili terpidana Nana Juhariah.

Namun, Terpidana sebelumnya tidak diketahui keberadaannya dikarenakan saat menunggu putusan Kasasi terpidana tidak lagi berada atau berdomisili di Bali. Sehingga, Terpidana Nana Juhariah masuk Daftar Pencarian Orang yang dilacak keberadaannya oleh Kejati Bali dan Kejari Denpasar. Kurang lebih selama 3 minggu terakhir terdapat laporan dari masyarakat akan keberadaan Terpidana Nana Juhariah di Kota Surabaya.

Baca juga :  Korupsi BKK Desa Banjar: Tersangka Kembalikan Dana, Penyidik Tetap Telusuri

“Adapun Terpidana Nana Juhariah merupakan pengembangan dari perkara atas nama Hendra Kurniawan yang saat ini sedang menjalani pidana selama 15 tahun di Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Barang Bukti terkait perkara ini adalah sabu dengan jumlah atau berat bersih 404,7 gram. Proses pengamanan terhadap Terpidana yaitu semenjak adanya putusan Mahkamah Agung Nomor 1863.K/PID/Sus/2014 tanggal 3 Juni 2015,” papar Luga.

Setibanya di bandara langsung dibawa ke Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Denpasar untuk diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Denpasar dalam rangka melaksanakan putusan pemidanaan penjara. 

Baca juga :  Kasus WNA Aniaya Perempuan Bali, Kejati Limpahkan ke PN Denpasar

Keberhasilan mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) / Buronan Nana Juhariah dan melaksanakan putusan pidana tingkat kasasi ini merupakan kerjasama antara Tim Tangkap Buron Kejati Bali, Jajaran Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Denpasar, Kejari Surabaya, petugas kepolisian khususnya Polrestabes Surabaya dan sejumlah petugas di Bandara Juanda dan Bandara Ngurah Rai. 

“Pengamanan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) / Buronan menunjukkan tidak ada tempat yang nyaman bagi terpidana dan karena Tim Tangkap Buron akan selalu melakukan deteksi terhadap keberadaan terpidana sehingga bersama ini kami sampaikan bagi terpidana yang mencoba untuk melarikan diri agar mengurungkan niatnya dan menyerahkan diri ke Kejaksaan untuk menjalani putusan pidana,” tandas Luga. (rl/dy)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button