DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mendukung penuh Pelaksanaan Indonesian Badminton Festival Tahun 2021. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Koster dalam konferensi persnya bersama Ketua PP PBSI Agung Firman Sampurna, Pangdam Udayana Mayjen MAruli Simanjuntak, dan Kapolda Bali Irjen Pol. Jayen Danu Putra, yang digelar di Gedung Jayasabha Denpasar, pada Jumat (29/10).

Gubernur Koster menjelaskan bahwa Badminton Festival tersebut meliputi 3 (tiga) event, yaitu: Indonesian Master (16-21 November 2021); Indonesian Open (23-28 November 2021); dan Badminton World Federation (BWF) Tour Final (1-5 Desember 2021). Pertandingan akan dilaksanakan di Nusa Dua Bali, Bali International Convention Center, The Westin Resort, mulai tanggal 16 November – 7 Desember 2021, sekitar 3 minggu. 

Lebih lanjut Ia menjelaskan jumlah negara yang ikut sebanyak 38 negara, terdiri dari 26 negara sebagai peserta/pemain yang ikut bertanding dan 12 negara sebagai juri. Daftar negara yang menjadi peserta/pemain , yaitu : 1) Australia, 2) Belanda, 3) Brazil, 4) Bulgaria, 5) Canada, 6) China, 7) Chinese Taipe, 8) Denmark, 9) Hongkong, 10) India, 11) Indonesia, 12) Jepang, 13) Jerman, 14) Korea, 15) Malaysia, 16) Mesir, 17) Prancis, 18) Rusia, 19) Scotland, 20) Singapore, 21) Spanyol, 22) Switzerland, 23) Thailand, 24) Turkey, 25) United Kingdom, dan 26) USA. 

Baca juga :  Cegah Persaingan Tak Sehat, Pemprov Bali Dukung Raperda Angkutan Pariwisata

“Jumlah peserta/pemain mencapai 256 orang, diluar wasit dan official. Pertandingan dilaksanakan tanpa melibatkan penonton, hanya melibatkan pemain, wasit, dan official, dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PBSI yang telah memilih Bali sebagai tempat pelaksanaan Indonesian Badminton Festival. Pemerintah Provinsi menyatakan mendukung penuh segala kebutuhan dan fasilitas yang diperlukan agar pelaksanaan pertandingan berjalan lancar, aman, dan sukses. 

Baca juga :  Anak Yatim di Bangli Terima Bantuan Pendidikan Pemprov Bali

“Bali cukup kondusif sebagai tempat pelaksanaan kejuaraan dunia Bulu Tangkis karena perkembangan COVID-19 sudah cukup baik, melandai, dan mulai stabil pada pencapaian angka yang baik, yaitu (data tanggal 28 Oktober 2021): Kasus baru harian COVID-19 terus menurun dan stabil di angka dua digit mencapai 24 orang, kurang dari 50 orang,” ungkapnya.

“Jumlah yang sembuh lebih tinggi dari kasus baru mencapai 50 orang, Jumlah yang sembuh secara kumulatif mencapai lebih dari 96%. Jumlah yang meninggal tidak ada (astungkara).  Jumlah kasus aktif terus menurun secara konsisten mencapai 325 orang. Pencapaian vaksinasi sudah tinggi; vaksinasi suntik ke-1 mencapai lebih dari 100% dan vaksinasi suntik ke-2 mencapai lebih dari 85%. Pelaksanaan protokol kesehatan berjalan dengan baik di seluruh wilayah Bali,” tambahnya.

Baca juga :  Delegasi Royal College of Defence Studies Inggris Pelajari Model Pembangunan Bali

Gubernur Koster juga mengharapkan penyelenggaraan Indonesian Badminton Festival 2021, dapat berjalan lancar, aman, dan sukses serta tidak terjadi munculnya kasus baru COVID-19. “Keberhasilan penyelenggaraan acara ini akan membangun citra dan kepercayaan masyarakat dunia, bahwa Indonesia dan Bali mampu mengelola event internasional dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Keberhasilan ini akan menjadi momentum dimulainya pemulihan pariwisata dan bangkitnya kembali perekonomian Bali,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Koster mengungkapkan keberhasilan penyelenggaraan acara ini akan menjadi ujian bagi Pemerintah Provinsi Bali dalam mengelola Pandemi COVID-19, mengingat Bali akan menjadi tempat pelaksanaan pertemuan Internasional PRESIDENSI G-20 tahun 2022, yang akan diikuti oleh 39 negara. (*/sin)