DIKSIMERDEKA.COM, AMLAPURA, BALI – Sekelompok pemuda Karangasem yang tergabung dalam Pemuda Persada Nusantara Karangasem menggelar aksi sosial di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang dipusatkan di Jalan Sudirman depan Kodim, Karangasem, pada Sabtu (17/7). 

Kegiatan dengan tema merajut solidaritas ini bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Karangasem.

Kegiatan tersebut akan digelar selama tiga hari, mulai sejak Sabtu (17/7), dengan kegiatan berupa pembagian sembako dan makanan gratis. 

Baca juga :  Bantu Stok Darah Ditengah Pandemi, KMHDI Karangasem Gelar “Blood Donation”
Aksi sosial pembagian sembako dan makanan gratis, di Karangasem, pada Sabtu (17/7). (Foto: istimewa)

Koordinator aksi, I Wayan Budiasa mengharapkan kegiatan ini bisa membantu warga Karangasem di tengah pandemi Covid-19.

Diakuinya tujuan dari aksi ini untuk membantu masyarakat di tengah PPKM.  “Karena kebijakan ini sangat  berdampak pada masyarakat. Semua warga boleh mengambil sembako secara gratis secukupnya untuk kebutuhan sehari hari,” ungkapnya.

Sementara itu, sumber dana dari kegiatan ini berasal dari para donatur. Banyak juga dari warga Karangasem secara spontan menyumbang, ada yang menyumbangkan tempe, tahu, daging dan sayuran.  

Baca juga :  Bantu Stok Darah Ditengah Pandemi, KMHDI Karangasem Gelar “Blood Donation”

“Ini murni tanpa modal, banyak sumbangan juga dari masyarakat. Makanan bergizi  bagus untuk meningkatkan imun tubuh,” ujarnya.  

“Sementara target tiga hari, kalau sambutannya bagus akan kita lanjutkan,” tambah pria yang juga mantan ketua PC KMHDI Karangasem. 

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat Karangasem. Salah satunya dari Ni Wayan Sudiasi warga asal Pebukit, Karangasem yang mengakui kalau aksi ini sangat membantu. Ia berharap agar gebrakan seperti ini banyak dilakukan komunitas lainya untuk membantu warga masyarakat. 

Baca juga :  Bantu Stok Darah Ditengah Pandemi, KMHDI Karangasem Gelar “Blood Donation”

Untuk menarik warga  yang lewat di depan lapak dipasang tulisan merajut solidaritas memupuk kepedulian. Serta tulisan “Grit Sing Arus Demit, Mari Berbagi Sembako dan Makanan Gratis”. 

Salah satu donatur, Kt Krisna Wiliantara menyumbangkan sayur, tahu dan tempe. “Ingin ikut berbagi, sekalipun kecil, kami terdorong untuk memberi apa yang kami punya. Karena kami tahu perut lapar juga berpengaruh pada kesehatan,” ujarnya. (*/sin)