DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Biznet, salah satu perusahaan provider jaringan internet terbesar di Indonesia, menyambut baik dan siap mendukung pemulihan pariwisata Bali melalui program “Work From Bali (WFB)” yang digagas Pemerintah Pusat. 

Dukungan Biznet terhadap program WFB ini ditunjukkan melalui proses perluasan jaringan yang dilakukan hingga ke seluruh wilayah Bali untuk menghadirkan layanan Internet terbaik untuk mendukung kegiatan bekerja. 

Pada bulan Agustus 2020 yang lalu, Biznet juga telah resmi membuka Kantor Pusat di Bali yang bertempat di Kawasan Karang Mas Estate di Jimbaran, atau lebih dikenal dengan kawasan AYANA. 

Pembangunan kantor cabang juga terus dilakukan untuk mempermudah pelanggan dalam menggunakan layanan Biznet, dan menjawab kebutuhan pelanggan akan koneksi Internet yang cepat dan stabil yang terus meningkat di era digital.

Baca juga :  Ketua Satgas PEN: Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Optimistis Tercapai

Saat ini Biznet telah memiliki 15 branch office yang telah beroperasi, dan 5 branch office dalam tahap pembangunan.

“Tidak hanya fokus pada perluasan jaringan dan branch office, Biznet juga menjalin kerjasama dengan sejumlah hotel dan resort di Bali, dengan menghadirkan jaringan Biznet di sebagian besar hotel, resort, villa, apartemen di Pulau ini,” terang Adi Kusma, President Director Biznet, Kamis (3/6).

Dengan koneksi WiFi dari Biznet, pelanggan yang menjalankan kegiatan WFB dapat bekerja dengan nyaman di berbagai fasilitas hotel, resort, villa, atau apartemen tanpa khawatir mengalami kendala pada koneksi Internet yang digunakan. 

Jaringan Biznet sendiri saat ini telah tersedia di lebih dari 110 kota di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Batam, Kalimantan dan Sulawesi dengan total panjang jaringan mencapai lebih dari 50,000 KM, dan terus melakukan perluasan sehingga lebih banyak masyarakat menikmati layanan Internet terbaik Biznet. 

Baca juga :  Kinerja Industri Manufaktur Naik, Menperin: Kebijakan PEN Berjalan Baik

“Pada tahun 2018 silam Biznet telah melakukan upgrade jaringan yang didukung oleh teknologi The New Biznet Fiber terdepan, yang mampu menghadirkan koneksi Internet dengan performa terbaik dan kapasitas bandwidth yang jauh lebih besar, sehingga mampu menampung kebutuhan hingga 20 tahun ke depan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Program WFB sendiri resmi diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Kemenko Marves) sebagai program yang khusus memulihkan sektor pariwisata Bali akibat dampak Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan. 

Melalui program ini, berbagai instansi, baik instansi pemerintah maupun swasta, diharapkan mengalokasikan anggaran menggerakkan sektor pariwisata melalui kegiatan bekerja yang dilakukan di Bali atau dengan berbagai kegiatan perusahaan di berbagai tempat wisata yang ada di Bali. 

Baca juga :  Pemulihan Ekonomi Rakyat, Puan Maharani Dukung Kenaikan Upah Minimum 2022

Seperti kita ketahui, selama berbulan-bulan sejak dimulainya COVID-19, Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang paling tidak diuntungkan dengan situasi yang ada, terutama bagi pengusaha dan mereka yang bekerja di bidang perhotelan dan industri pariwisata secara umum. 

Banyaknya pembatasan di berbagai negara untuk bepergian menjadi faktor utama yang membuat angka wisatawan yang berkunjung ke Bali menurun drastis.

Melihat situasi yang ada dimana kegiatan bekerja banyak dilakukan secara online, sebagai penyedia jaringan internet, Biznet-pun sejak tahun lalu terus mendukung Bali untuk menjadi destinasi remote working kelas dunia. Dengan dukungan ini, Bali tidak hanya menjadi lokasi dan suasana bekerja nyaman dan menginspirasi koneksi Internet yang cepat dan stabil. (*/sin)