Update Penanggulangan Covid-19 Senin (31/5): Pertambahan Kasus Sebanyak 44 Orang
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bali Dewa Made Indra dalam rilisnya menyatakan perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per Senin (31/5) tercatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 44 orang (36 orang melalui transmisi lokal, dan 8 PPDN), sembuh sebanyak 79 orang, dan 2 orang meninggal dunia.
“Terkonfirmasi positif 47.259 orang, sembuh 45.123 orang (95,48%), dan meninggal dunia 1.502 orang (3,18%). Kasus aktif per hari ini menjadi 634 orang (1,34%),” jelasnya.

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. “Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 1.284.037 orang dan vaksin 2 sebanyak 604.437 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 2.685.840 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 797.366 dosis,” jelasnya.
SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (23/03) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.
Hal lain yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.
Dewa Made Indra menjelaskan pemerintah mengantisipasi mobilitas warga pada saat arus balik lebaran. “Langkah pengendalian dilakukan salah satunya dengan memperbanyak tes antigen secara acak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dewa Made Indra menyampaikan Presiden RI Joko Widodo meminta agar ada penguatan PPKM Mikro pasca lebaran 2021 baik di daerah asal maupun daerah tujuan arus balik pemudik.
Pada akhir rilisnya, Dewa Made Indra menegaskan agar masyarakat selalu disiplin melaksanakan 6M. “Memakai Masker Standar dengan benar, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan,” ungkapnya.
Serta masyarakat dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (*/sin)

Tinggalkan Balasan