DIKSIMERDEKA.COM, TABANAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, memimpin apel kehormatan dan upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, Kamis (6/8/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Bali. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Prosesi diawali dengan apel kehormatan yang dilanjutkan peletakan karangan bunga di Tugu Pahlawan. Setelah itu, Dewa Made Indra bersama jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali mengikuti prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan sebagai simbol penghormatan atas jasa dan pengorbanan mereka.

Baca juga :  Sekda Dewa Indra Pastikan SKB CPNS Transparan dan Tanpa Intervensi

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Made Indra menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, perjuangan bangsa tidak lagi menghadapi penjajahan fisik, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :  Sekda Dewa Indra Dukung BRIDA Bali Wujudkan “Jurnal Bali Membangun Bali” Terakreditasi

“Ziarah ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk meneladani semangat pengabdian para pahlawan. Kini perjuangan kita adalah melawan kebodohan, kemiskinan, dan berbagai tantangan zaman demi mewujudkan Bali yang semakin maju, sejahtera, dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujar Dewa Made Indra.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan, kata dia, harus menjadi inspirasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca juga :  Terima Puluhan Ribu Bantuan Alkes, Dewa Indra: Tetap Waspada, Jangan Lengah!

Peringatan HUT ke-68 Provinsi Bali melalui upacara ziarah tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu. Karena itu, seluruh masyarakat diharapkan terus berkontribusi sesuai bidang masing-masing demi mewujudkan Bali yang maju, berdaya saing, dan tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.