DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi gemilang atlet panjat tebing asal Kabupaten Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang kembali mengharumkan nama Bali dan Indonesia di pentas internasional. Koster juga menyatakan dukungan penuh terhadap cita-cita Desak untuk berkarier sebagai dosen setelah menyelesaikan pendidikan magisternya.

Desak Made Rita Kusuma Dewi yang saat ini menyandang peringkat satu dunia nomor speed putri bertemu langsung dengan Gubernur Koster di Jayasabha, Jumat (24/7/2026), sebelum kembali mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dan rangkaian uji tanding internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Desak menceritakan perjalanan awalnya mengenal olahraga panjat tebing. Ia mengaku mulai tertarik sejak usia delapan tahun saat bermain di Taman Kota Singaraja dan diajak mencoba olahraga tersebut oleh seorang atlet. Sejak saat itu, ia rutin berlatih hingga akhirnya mampu menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun dunia.

Baca juga :  Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Turyapada Tower dan Shortcut Singaraja-Mengwitani

Mahasiswi Program Magister (S2) Pendidikan Olahraga Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja itu juga melaporkan capaian terbarunya, yakni meraih medali emas pada ajang World Climbing Series Krakow di Polandia pada 3–5 Juli 2026 serta kembali menyabet medali emas pada World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Koster. Didampingi Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng Gede Supriatna dan Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali Putu Yudi Atmika, Koster menyebut pencapaian Desak sebagai kebanggaan besar bagi masyarakat Bali.

“Saya mengamati Desak sangat berprestasi di panjat tebing. Sebagai Gubernur Bali, mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Desak yang telah mencapai prestasi terbaik di olahraga panjat tebing. Ini semakin mengharumkan nama Bali di dunia olahraga,” ujar Koster.

Baca juga :  Gubernur Koster Berharap Kerjasama dengan Inggris Diperluas ke Berbagai Sektor

Menurutnya, keberhasilan Desak menjadi bukti bahwa atlet Bali mampu bersaing di level dunia. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan melahirkan lebih banyak atlet panjat tebing berprestasi dari Pulau Dewata.

Dalam kesempatan itu, Koster juga menanyakan cita-cita Desak setelah menyelesaikan karier akademiknya. Menjawab pertanyaan tersebut, Desak mengungkapkan keinginannya menjadi dosen Pendidikan Olahraga di Undiksha Singaraja. Ia mengatakan saat ini tengah menyelesaikan studi S2 dan siap mengikuti wisuda.

Mendengar hal itu, Gubernur Koster langsung menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Menurutnya, dunia pendidikan membutuhkan sosok berprestasi seperti Desak untuk menginspirasi generasi muda.

Baca juga :  Peringati Hari Jadi Ke-63 Provinsi Bali, Gubernur Bali Tegaskan Program Prioritas Pembangunan Daerah Bali Berjalan Sesuai Rencana

“Semoga cita-cita menjadi dosen dapat terwujud. Saya mendukung penuh. Saya juga berharap Desak terus memacu prestasinya. Karena olahraga ini memiliki risiko tinggi, teruslah berdoa, tetap semangat, serta terus membawa nama baik keluarga, Bali, dan Indonesia di kancah dunia,” kata Koster.

Desak Made Rita Kusuma Dewi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Bali. Ia mengaku dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia sekaligus mewujudkan cita-citanya mengabdi di dunia pendidikan.

Pertemuan di Jayasabha tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Bali kepada atlet berprestasi sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan olahraga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.