Penampakan Perdana Bupati Sukoharjo di KPK Setelah Terjaring OTT Dugaan Pemerasan
DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah, Etik Suryani, akhirnya terlihat di hadapan publik setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Etik tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 09.38 WIB.
Pantauan di lokasi, politikus PDI Perjuangan itu mengenakan celana jeans, kemeja putih, dan rompi hitam saat turun dari kendaraan petugas. Etik kemudian langsung digiring menuju ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK.
Selama berjalan memasuki gedung, Etik tampak tidak banyak bereaksi. Ia terlihat berjalan kurang seimbang dan memilih bungkam saat dihujani pertanyaan wartawan mengenai operasi tangkap tangan yang menjeratnya.
Sementara itu, empat pihak lain yang turut diamankan dalam OTT di wilayah Soloraya dibawa masuk ke Gedung Merah Putih KPK melalui pintu belakang sehingga tidak terlihat oleh awak media.
Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah, pada Kamis (9/7/2026). Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan lima orang, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
KPK menduga OTT tersebut berkaitan dengan kasus pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Hingga saat ini, lembaga antirasuah masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan sebelum menentukan status hukum mereka.
Reporter: Satrio

Tinggalkan Balasan