Gilimanuk Semrawut Saat Lebaran,Kemenhub Berencana Tambah Dermaga di 2027
Gilimanuk Macet Parah, Jadi Evaluasi Nasional
DIKSIMERDEKA.COM BADUNG – Kemacetan parah menuju Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik Lebaran 2026 jadi sorotan serius pemerintah. Selain itu, kondisi ini dinilai sebagai alarm keras bagi pengelolaan transportasi di Bali.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menegaskan bahwa masalah ini tidak boleh terulang.
“Ada pengelolaan awal yang kurang maksimal, salah satunya pemanfaatan buffer zone,” tegas Aan saat kunjungan kerja di Terminal Tipe A Mengwi, Bali, Jumat (17/4).
Buffer Zone Jadi Kunci yang Terabaikan
Menurut Aan, pelabuhan memiliki kapasitas terbatas. Namun demikian, pengaturan kendaraan sebelum masuk pelabuhan belum optimal.
“Pelabuhan mana pun harus ada buffer zone. Ini kunci untuk mengatur kendaraan,” jelasnya.
Karena itu, pemerintah mendorong penambahan lokasi buffer zone baru di sekitar Gilimanuk.
Pemda Diminta Siapkan Lahan
Selain itu, pemerintah daerah diminta turun tangan.
Mereka diharapkan menyediakan lahan sebagai kantong parkir (buffer zone) untuk menampung kendaraan sebelum masuk pelabuhan.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penumpukan kendaraan di jalan utama.
Pelabuhan Alternatif Disiapkan
Tak hanya itu, Kemenhub juga menyiapkan strategi jangka menengah.
Aan mengusulkan adanya pelabuhan alternatif di Bali agar beban Gilimanuk tidak terlalu berat.
Salah satu opsi yang disiapkan adalah Pelabuhan Celukan Bawang.
Langkah ini meniru sistem di Merak–Bakauheni yang terbukti mampu mengurai kepadatan.
⚙️ Tambah Dermaga, Target Operasi 2027
Selain pelabuhan alternatif, kapasitas Gilimanuk juga akan ditingkatkan.Pemerintah berencana membangun dermaga tambahan (plengsengan) di kawasan Pantai Cemara.“Diharapkan dermaga ini sudah beroperasi saat Nataru 2026 dan Lebaran 2027,” ujar Aan.
Kapal Besar Dikerahkan
Tak kalah penting, kapasitas kapal juga akan ditingkatkan.Kemenhub tengah berkoordinasi dengan operator penyeberangan agar kapal berkapasitas besar bisa digunakan.Dengan begitu, arus kendaraan bisa lebih cepat dan antrean berkurang.
Target: Transportasi Lebih Lancar
Seluruh langkah ini disiapkan untuk menghadapi lonjakan penumpang di masa depan.
Selain itu, pemerintah ingin memastikan arus mudik dan distribusi logistik berjalan lebih lancar.
“Kita ingin perjalanan masyarakat lebih aman dan terkelola dengan baik,” pungkas Aan.

Tinggalkan Balasan