45 WNI Dievakuasi dari Iran, Tiba Bertahap di Soetta di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah
DIKSIMERDEKA.COM JAKARTA — Pemerintah Indonesia kembali bergerak cepat menyelamatkan warganya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Sebanyak 45 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran berhasil dievakuasi dan dipulangkan secara bertahap ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten.
Evakuasi ini menjadi tahap ketiga setelah gelombang sebelumnya dilakukan pada Maret lalu. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bersama perwakilan RI di luar negeri memastikan seluruh proses berjalan aman di tengah situasi yang belum stabil.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi warganya.
“Terkait evakuasi tahap ketiga untuk WNI yang berada di Iran. Jadi menyusul evakuasi tahap pertama dan kedua WNI di Iran yang telah dilakukan pada bulan Maret lalu, Kemlu beserta KBRI Baku dan KBRI Tehran telah memfasilitasi evakuasi tahap ke-3 sejumlah 45 WNI dari Iran,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Tiba dalam Tiga Kloter
Proses pemulangan dilakukan dalam tiga kloter. Kloter pertama yang berjumlah 14 orang telah tiba pada 14 April 2026. Kemudian disusul kloter kedua sebanyak 9 orang pada 15 April, dan kloter ketiga sebanyak 9 orang yang dijadwalkan tiba pada 16 April.
“Untuk ke-45 WNI ini dibagi menjadi tiga kloter ketibaan di Jakarta. Kloter pertama telah tiba di tanggal 14 April lalu sejumlah 14 orang. Kemudian kloter kedua itu sejumlah 9 orang kemarin di tanggal 15, dan kloter ketiga 9 orang akan tiba di petang hari ini. Masih ada 13 orang ABK yang masih kita tampung di Baku (Azerbaijan) untuk menunggu penerbangan selanjutnya ke tanah air,” jelas Heni.
Setibanya di Indonesia, para WNI langsung diserahkan kepada Dinas Sosial serta Badan Penghubung pemerintah daerah untuk proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.
“Para evacuee ini setibanya di Tanah Air, kami serah-terimakan ke Dinas Sosial dan Badan Penghubung Provinsi untuk proses pemulangan mereka ke daerah asal masing-masing,” tambahnya.
Ratusan WNI Masih Bertahan di Iran
Meski evakuasi terus berjalan, masih ada ratusan WNI yang memilih bertahan di Iran. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 236 WNI masih berada di negara tersebut.
“Berdasarkan catatan KBRI Tehran, jumlah WNI yang tercatat masih berada di Iran setelah evakuasi tahap ketiga ini adalah 236 orang. Mayoritas berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa dengan konsentrasi utama di Kota Qom. Sisanya adalah PMI (pekerja migran Indonesia) dan juga ekspatriat yang menikah dengan warga negara sana,” ungkap Heni.
Pemerintah memastikan komunikasi dengan para WNI yang masih berada di Iran terus dilakukan secara intensif untuk memantau kondisi dan kebutuhan mereka.
Respons Cepat di Tengah Konflik
Evakuasi ini dilakukan di tengah eskalasi konflik kawasan yang kian memanas dan berdampak luas, termasuk terhadap mobilitas warga sipil. KBRI Tehran dan KBRI Baku menjadi garda depan dalam memastikan jalur evakuasi tetap aman.
Langkah cepat pemerintah ini menjadi bukti nyata bahwa perlindungan WNI tetap menjadi prioritas, bahkan dalam situasi geopolitik yang penuh ketidakpastian.
Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan asesmen terkait kemungkinan evakuasi lanjutan jika situasi memburuk.

Tinggalkan Balasan