DIKSIMERDEKA.COM, TEHERAN-Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan bahwa Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Seperti yang dilansir The Guardian.

Target yang disebutkan meliputi:

  • Al Udeid Air Base di Qatar
  • Al Salem Air Base di Kuwait
  • Al Dhafra Air Base di Uni Emirat Arab
  • Markas United States Fifth Fleet di Bahrain
Baca juga :  Trump Mendadak Hentikan Serangan ke Iran, Militer AS Sebut Stok Senjata Mulai Menipis

Serangan ini menandai perluasan konflik yang sebelumnya berfokus pada Iran dan Israel, kini langsung menyasar jaringan militer AS di Teluk Persia.


🇶🇦 Qatar Klaim Semua Rudal Berhasil Dicegat

Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan seluruh rudal yang diarahkan ke wilayahnya berhasil diintersepsi. Meski demikian, ledakan tetap terdengar di ibu kota Doha, menurut laporan Reuters.

Baca juga :  Pejabat Pentagon Raup Untung Miliaran dari AI Milik Elon Musk, Dugaan Konflik Kepentingan Muncul

Sementara itu, Bahrain mengonfirmasi wilayahnya menjadi sasaran serangan, termasuk fasilitas Angkatan Laut AS.


🌍 Eskalasi Regional Semakin Luas

Serangan terhadap beberapa negara Teluk secara bersamaan menunjukkan konflik telah memasuki fase regional. Pangkalan-pangkalan tersebut merupakan aset strategis utama Washington di Timur Tengah.

Baca juga :  AS vs Bosnia: Menang 2-0, Balogun Kartu Merah, Tillman Jadi Pahlawan

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan besar. Namun, langkah Iran ini berpotensi memicu respons militer lanjutan dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Situasi berkembang cepat dan kawasan Teluk kini berada dalam status siaga tinggi.