DIKSIMERDEKA.COM, TEHERAN-Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan bahwa Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Seperti yang dilansir The Guardian.

Target yang disebutkan meliputi:

  • Al Udeid Air Base di Qatar
  • Al Salem Air Base di Kuwait
  • Al Dhafra Air Base di Uni Emirat Arab
  • Markas United States Fifth Fleet di Bahrain
Baca juga :  Produk AS Tanpa Sertifikat Halal Masuk RI? Ini Penjelasan Akademisi

Serangan ini menandai perluasan konflik yang sebelumnya berfokus pada Iran dan Israel, kini langsung menyasar jaringan militer AS di Teluk Persia.


🇶🇦 Qatar Klaim Semua Rudal Berhasil Dicegat

Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan seluruh rudal yang diarahkan ke wilayahnya berhasil diintersepsi. Meski demikian, ledakan tetap terdengar di ibu kota Doha, menurut laporan Reuters.

Baca juga :  Siapa Mojtaba Khamenei? Putra Ali Khamenei yang Kini Memimpin Iran

Sementara itu, Bahrain mengonfirmasi wilayahnya menjadi sasaran serangan, termasuk fasilitas Angkatan Laut AS.


🌍 Eskalasi Regional Semakin Luas

Serangan terhadap beberapa negara Teluk secara bersamaan menunjukkan konflik telah memasuki fase regional. Pangkalan-pangkalan tersebut merupakan aset strategis utama Washington di Timur Tengah.

Baca juga :  🚨 Update: Iran Klaim Serang Pangkalan Militer AS di Bahrain

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan besar. Namun, langkah Iran ini berpotensi memicu respons militer lanjutan dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Situasi berkembang cepat dan kawasan Teluk kini berada dalam status siaga tinggi.