Made Mudarta saat mendaftar Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026. (Foto: ist)

DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali periode 2016-2021 Made Mudarta resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026 dimana agenda pemilihan akan digelar dalam Musda IV DPD Partai Demokrat Provinsi Bali yang akan digelar di Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Rabu (17/11/2021).

Didampingi jajaran pendukungnya dan sejumlah Ketua dan Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali, Mudarta menyerahkan berkas pendaftaran lengkap ke Kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Bali di Renon, Denpasar, Selasa siang (16/10/2021).

Berkas pendaftaran Mudarta diterima langsung Ketua Panitia Pengarah (SC) Musda IV DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Putu Suasta bersama Sekretaris I Dewa Nyoman Sukrawan.Ada Delapan item persyaratan pendaftaran yang diserahkan Mudarta dan semua dinyatakan lengkap. 

Baca juga :  BBM Naik, Partai Demokrat Bali Nilai Pemerintah Selamatkan Diri Sendiri

“Berkas pendaftaran kita sudah terima, kita cek persyaratan berdasarkan listing dan semuanya sudah lengkap,” ujar Putu Suasta.

Beberapa persyaratan yang dimaksud antara lain surat keterangan sehat Jasmani dan rohani dan bebas dari narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Lalu surat pernyataan tidak sedang menjalani proses hukum dan pelanggaran pidana dari instansi yang tidak serta tidak melanggar konstitusi dan kode etik Partai Demokrat.

Mudarta juga memenuhi syarat untuk menyerahkan surat dukungan atau rekomendasi setidaknya 20% dari jumlah pemegang hak suara sah dimana Mudarta memberikan surat dukungan dari Ketua sembilan DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali.

Baca juga :  AHY: Penundaan Pemilu, Penghianatan Demokrasi

Itu artinya semua Ketua DPC pemegang hak suara kompak dan bulat mendukung Mudarta untuk maju sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Bali. Alhasil Ketua ini juga menjadikan Mudarta sebagai calon tunggal untuk bisa dipilih kembali sebagai DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026.

Sementara itu usai mendaftar, Mudarta menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pengarah (SC) yang telah bekerja profesional dan menerima berkas pendaftaran dirinya dinyatakan lengkap.

“Saya sengaja memilih daftar di hari terakhir sebenarnya untuk memberikan kesempatan jika ada kader dan pengurus Demokrat yang ingin daftar. Tapi ternyata tidak ada,” kata Mudarta.

Untuk Musda nanti ada 11 pemilik hak suara yang berhak memilih Ketua DPD Partai Demokrat Bali yakni 9 suara milik Ketua DPC Kabupaten/Kota, satu suara Ketua DPD Demokrat Bali yang dalam hal ini tentu milik Mudarta sebagai petahana dan satu suara dari DPP Demokrat.

Baca juga :  AHY: Penundaan Pemilu, Penghianatan Demokrasi

Pemilihan Ketua DPD Demokrat Bali dengan tampilnya Mudarta sebagai calon tunggal diyakini akan berjalan dengan lancar dan hampir dipastikan Mudarta akan terpilih secara aklamasi.

Namun saat ditanya kemungkinan hal tersebut, Mudarta memilih rendah hati dan tidak mau jumawa. “Kita lihat saja besok di Musda. Yang jelas saya baru punya satu suara yang saya pegang sebagai Ketua DPD. tunggu kita tunggu besok,” ujar Mudarta.

Politisi Demokrat asal Jembrana ini tercatat sudah dua periode memimpin partai berlambang bintang rahmat di Bali. Yakni sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Bali periode 2011-2016 dan 2016-2021. (rl/bud/dy)