DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar terus berinovasi menciptakan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Tahun ini, Perumda Tirta Sewakadarma fokus membangun dua kanal, yakni Kanal Tukad Ayung di Belusung dan Kanal di DAM Peraupan. 

Dirut Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, IB Gede Arsana saat dijumpai di IPA Belusung pada Jumat (18/6) menjelaskan, pembangunan dua kanal tersebut dilaksanakan untuk menjamin ketersediaan air baku guna memaksimalkan pelayanan bagi pelanggan.

Baca juga :  Sempat Diperpanjang, Tender Proyek Kanal IPA Belusung Keluar Pemenang

Hal ini utamanya untuk mengantisipasi air keruh saat musim penghujan tiba. “Jika kanal telah selesai dikerjakan maka ketersediaan air baku akan lebih maksimal saat musim penghujan,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, selain membangun kanal, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma juga telah menuntaskan pembangunan dua infrastruktur. Yakni Reservoar (penampungan) di Serangan dengan kapasitas 300 Meter Kubik dan Reservoar Monang Maning dengan kapasitas 1.000 Meter Persegi. 

“Pertama yang sudah terealisasi Reservoar Serangan, kedua yang terealisasi Reservoar Monang Maning, dan target tahun ini yaitu pembuatan kanal air baku di IPA Belusung karena selama ini masih menjadi satu dengan PDAM Badung, serta kanal air baku di DAM Peraupan,” jelasnya

Baca juga :  Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma "Mulang Pekelem" di Pantai Mertasari

Selain itu, pihaknya juga berencana menjajaki kerjasama dengan pengelola Embung Sanur. Hal ini utamanya dalam penyediaan air baku untuk daerah pariwisata di wilayah  Sanur dan Serangan. 

“Jika diizinkan kami berencana mengolah air baku nantinya di Embung Sanur, itu bisa membackup kebutuhan air di kawasan wisata Sanur dan Serangan, serta mengatasi gangguan kebocoran pipa,” jelasnya

Baca juga :  Terapkan Penyesuaian Tarif Air Minum, PDAM Denpasar Gelar Konsultasi Publik

IB Arsana mengajak seluruh pelanggan untuk membuat penampungan air baku. Hal ini utamanya saat musim penghujan. 

“Jadi kami juga mengajak masyarakat atau pelanggan untuk menyediakan penampungan air agar ketersediaan air terjamin dalam situasi apapun, kedepan semoga dengan selesainya kanal dan reservoar dapat mendukung maksimalnya pelayanan,” pungkasnya. (hms/dhy).