DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar melaksanakan Upacara Mulang Pakelem. Kegiatan yang merupakan rangkaian HUT ke-27 tersebut dilaksanakan di Pantai Mertasari, Sanur pada Jumat (28/6/2024).

Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana bersama Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar Ida Bagus Arsana tampak melakukan prosesi mulang pakelem hewan kambing, angsa, hingga upakara perlengkapan pakelem di tengah laut Mertasari.

Baca juga :  Sempat Diperpanjang, Tender Proyek Kanal IPA Belusung Keluar Pemenang

Seluruh rangkaian upacara pakelem dipuput Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, Griya Wanasari, Sanur.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana usai melaksanakan upacara pakelem menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara pakelem dari Perumda Tirta Sewakadarma sebagai sebuah rasa syukur dan penghormatan terhadap alam semesta.

Terlebih hal ini telah menjadi agenda rutin Perumda Tirta Sewakadarma dalam rasa syukur dan pemuliaan terhadap air.

Baca juga :  Jaya Negara Tinjau Pemerataan Lahan Stockpile Mertasari untuk Lomba Layang-layang

“Sudah menjadi agenda rutin pelaksanaan upacara pakelem dilakukan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, langkah ini diharapkan Perumda dapat terus berinovasi guna meningkatkan pelayanan sehingga pelayanan bagi pelanggan dan masyarakat dapat terus dioptimalkan,” ujar Alit Wiradana.

Sementara Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Arsana menyampaikan, pelaksanana upacara pakelem rutin digelar setiap tahun.

Baca juga :  Jamin Ketersediaan Air Baku, Perumda Tirta Sewakadarma Bangun 2 Kanal

Sebelumnya upacara pakelem juga sempat dilaksanakan di wilayah sungai, danau, dan di tahun ini dilaksanakan di Pantai Mertasari Sanur.

“Prosesi pakelem ini juga atas arahan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar dalam rasa sujud syukur Perumda di setiap pelayanan kepada masyarakat, dan petunjuk Sulinggih melaksanakan pakelem berupa kambing, angsa, dan upakara lainnya,” ujarnya.

Editor: Agus Pebriana