HUT ke-1 IWO Bali Jadi Momentum Sinergitas Pers dan Pemerintah Terus Diperkuat
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali menjadi momentum memperkuat sinergitas antara insan pers, pemerintah, aparat penegak hukum, serta berbagai lembaga pelayanan publik di Bali.
Puncak peringatan HUT IWO tersebut berlangsung di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Minggu (30/8/2026). Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat, perwakilan instansi, mitra strategis, serta jajaran pengurus dan anggota IWO Bali.
Direktur Jamkrida Bali Anak Agung Ngurah Adhi Ardana, S.T., mengapresiasi perkembangan IWO di Bali. Ia berharap kerja sama yang dibangun melalui nota kesepahaman (MoU) antara Jamkrida Bali dan IWO Bali dapat memperkuat literasi serta edukasi masyarakat mengenai pembiayaan dan kredit Jamkrida.
“Di Bali itu tumbuh. Makanya tahun ini meningkat, meski diserbu banyak pinjaman-pinjaman online (pinjol) dari pusat, tetapi kepercayaan masyarakat Bali kepada Jamkrida tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat, termasuk terkait layanan pembiayaan yang diberikan Jamkrida Bali.
Ketua IWO Bali Tri Widiyanti mengatakan sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk Jamkrida Bali, diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperluas literasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Sinergi dengan Jamkrida ini penting agar kita bisa memberitakan soal sistem pinjaman di Jamkrida,” katanya.
Di sisi lain, Tri menegaskan dukungan berbagai lembaga terhadap pelaksanaan HUT IWO Bali tidak mengubah posisi IWO sebagai organisasi pers yang independen.
Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah maupun lembaga lainnya merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem jurnalistik yang sehat. Namun, independensi dan fungsi kontrol sosial tetap menjadi prinsip yang harus dijaga insan pers.
“Pers hadir bukan hanya memberitakan persoalan saat ini, melainkan harus konstruktif dan membangun optimisme terhadap dunia jurnalistik dan kolaborasi dengan pemerintah,” ujarnya.
Ia menegaskan IWO Bali akan tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara kritis dan objektif.
“Yang baik kita beritakan, yang jelek kita kritisi,” tandasnya.
Dukungan terhadap peringatan HUT IWO juga datang dari Polda Bali. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi perkembangan IWO Bali dan berharap organisasi tersebut semakin berkontribusi bagi masyarakat.
“Kita terus support. Semoga IWO makin terus maju dan berkarya bagi masyarakat dan pers khususnya,” ujarnya.
Selain Polda Bali, dukungan juga diberikan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai. Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kabid Tikkim) Ferry Tri Ardhiansyah bersama jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dukungan juga datang dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Gde Sumarjaya Linggih, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Parta, Ketua Komisi II DPRD Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih, Ketua Komisi I DPRD Bali Budi Utama, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Tuty Kusuma Wardhani, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Pemkab Jembrana, serta sejumlah mitra strategis lainnya.
Sejumlah instansi lainnya turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan HUT IWO, di antaranya Jamkrida Bali, Polda Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kantor Imigrasi Atambua, BPN Bali, BPD Bali, Polres Badung, Polres Tabanan, Bali Netizen, Sekretariat DPRD Bali, serta Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali.
Berbagai dukungan tersebut menjadi bagian dari hubungan kemitraan antara IWO Bali dengan pemerintah dan sejumlah lembaga di Bali.
Meski demikian, IWO Bali menegaskan dukungan dan kolaborasi tersebut tidak mengurangi independensi pers. Sinergitas justru diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan.
Memasuki usia satu tahun, IWO Bali diharapkan terus berkembang sebagai organisasi profesi yang mampu memperkuat kapasitas wartawan online, meningkatkan kualitas karya jurnalistik, serta membangun hubungan yang sehat dan konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan di Bali.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan